MAKASSAR, Camat Manggala, Kota Makassar, Drs. Anshar Umar, M.Si, meminta dalam kondisi pandemi covid 19 ini, peserta reses tidak mempermasalahkan kuantitas peserta rapat, namun lebih mengutamakan kwalitas dari acara tersebut.

Hal itu diucapkan Anshar saat memberikan sambutan pembuka dalam reses III anggota DPRD Kota Makassar Dapil IV, Manggala-Panakkukang yang dihelat di Aula kantor Camat Manggala, Jl. Bitowa, Komplek Perumnas Antang, Senin (15/6).

“Di tengah suasana pandemi covid-19 yang masih melanda seperti saat ini, kita sudah semestinya tidak lagi mempermasalahkan kuantitas atau jumlah peserta rapat, namun saatnya kita semua lebih menekankan kwalitas dari pertemuan itu sendiri,” tegas Anhsar.

Di depan anggota DPRD Kota Makassar Dapil IV yang diwakili Wakil Ketua DPRD kota Makassar Andi Nurhaldin, Ketua Komisi A, Supratman dan anggota komisi C, Nasir Rurung, Anshar juga meminta seluruh lurah yang ada di kecamatan Manggala untuk senantiasa bersinergi dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan RT/RW.

Selain itu, Anshar juga memanfaat kesempatan tersebut untuk menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan di kecamatan Manggala, yang diantaranya meliputi peningkatan betonisasi Jl. Tamangapa Raya dan Jl. J. Laimena, Jalanan sapi dan tempat parkir mobil Sampah.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD kota Makassar, Andi Nurhaldin dalam sambutannya meminta ketua RT/RW untuk membantu Dinas Kesehatan dalam mengedukasi warga khususnya terkait penerapan protokol kesehatan dan banyaknya penolakan terhadap rapid test,

Sealin itu Nurhaldin juga meminta maaf jika tidak semua aspirasi bisa diperjuangkan untuk direlisasikan, olehnya itu legislator partai Golkar itu minta untuk adanya skala prioritas dalam setiap usulan.

Hal senada juga disampaikan ketua Komisi A, Supratman, bahwa program pembangunan di tahun 2020 khususnya dalam anggaran pokok pasti terhambat sebagai dampak dari pandemi covid-19, namun legislator DPRD kota Makassar 2 periode ini akan berusaha untuk kembali dapat dilancarkan di perubahan.

“Target PAD kota Makassar tahun ini (2020;red) sebesar 1.7 Trilyun, namun hingga saat ini sebagai dampak covid-19 baru masuk sekitar 300 Milyart, untuk itu tahun ini pasti agak berat. Jadi kalo tahun ini tidak bisa terealisasi akan kita perjuangkan lagi tahun depan,” pungkas legislator asal Partai Nasdem yang akrab dipanggil Supra. (464Ys)