JENEPONTO—Secara resmi Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka, di Tribun Parang Passamaturukang (Pastur), Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Rabu (2/8/2023).
Didepan 75 siswa-siswi pelajar SMA/SMK dan sederajat dari berbagai sekolah di Jeneponto yang menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka), Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengakui kalau yang terpilih merupakan siswa-siswi pilihan di Kabupaten Jeneponto.
“Kamu semua ini adalah orang-orang pilihan yang sudah terpilih oleh panitia. Oleh karena itu, predikat ini menjadi sebuah kehormatan dan kebanggaan, Camkan itu siap,” kata Bupati Iksan Iskandar.
Lanjut ia menyampaikan, tidak gampang menjadi orang pilihan untuk bergabung menjadi Paskibraka.
“Banyakji siswa di Jeneponto, banyakji siswa di Sulawesi Selatan, tapi hanya segelintir orang-orang yang menjadi pilihan ikut pemusatan latihan dalam rangka 17 Agustus,” ujarnya.

Menurutnya, tidak semua orang mendapatkan kepercayaan seperti ini menjadi Paskibraka.
“Tidak gampang dan tidak semua orang mendapat kepercayaan. Oleh karena itu, lakukan persiapan-persiapan yang baik. Itu akan menjadi bekal kedepan dalam menghadapi tantangan yang semakin berat,” kata Iksan.
Setelah terpilihnya Paskibraka 75 orang maka dilakukan training center atau pemusatan latihan untuk menggembleng pelajar menjadi pasukan pengibar bendera pusaka yang handal.
“Setelah kalian terpilih maka kalian akan menjalani pemusatan latihan. Tujuannya kalian ingin disinkronkan, ingin disinergikan. Karena semua harus sama dan harus satu komando,” terangnya.
Lanjutnya, pasukan pengibar bendera pusaka akan terlihat cantik gerakannya ketika semua mengikuti arahan dan petunjuk pelatih.
“Ketika semua melaksanakan sesuai dengan arahan maka masyarakat akan memberikan aplaus dan tepuk tangan, Itu artinya suatu kebanggaan,” tuturnya.
“Oleh karena itu, saya meminta seluruh official dan para pelatih dapat memberikan keterampilan kepada Paskibraka. Paskibraka juga senantiasa mendengarkan dan mengikuti petunjuk para pelatih,” tandasnya. (*)














