PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Direktur Binwas Kemenaker Sebut PP 50/2012 Perlu Segera Diselaraskan dengan Standar Internasional • Lapas Bak Apartemen: Bagaimana Koruptor Bisa Jera? • DPRD Makassar Gelar Paripurna Ketujuh, Bahas Jawaban Wali Kota soal Perubahan APBD 2026 • Dandenpom Makassar Warning Prajurit, Jaga Sikap di Lapangan dan Tidak Sembarangan di Medsos • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Direktur Binwas Kemenaker Sebut PP 50/2012 Perlu Segera Diselaraskan dengan Standar Internasional • Lapas Bak Apartemen: Bagaimana Koruptor Bisa Jera? • DPRD Makassar Gelar Paripurna Ketujuh, Bahas Jawaban Wali Kota soal Perubahan APBD 2026 • Dandenpom Makassar Warning Prajurit, Jaga Sikap di Lapangan dan Tidak Sembarangan di Medsos • TACO dan MD Entertainment Kolaborasi di Film Filosofi Teras • 153 POKMAS Rumah Pangan B2SA di Makassar Didorong Terapkan Pola Konsumsi Sehat •
Pangkep

Bupati MYL Bagikan 300 Sertifikat di Balocci Baru

755
×

Bupati MYL Bagikan 300 Sertifikat di Balocci Baru

Sebarkan artikel ini
Bupati MYL Bagikan 300 Sertifikat di Balocci Baru
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) membagikan 300 sertifikat tanah di kantor kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (11/10/2021).

PANGKEP—Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) membagikan 300 sertifikat tanah di kantor kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (11/10/2021).

Dalam sambutannya sesaat sebelum melaksanakan pembagian sertifikat gratis secara simbolis, MYL mengatakan, dengan pembagian sertifikat tersebut, akan memberikan kekuatan hukum kepada masyarakat sebagai pemilik sah.

“Dengan adanya sertifikat, salah satu gunanya itu menghindari konflik di masa yang akan datang. Dengan adanya sertifikat ini, kekuatan hukumnya kuat sebagai alas hak kepemilikan,” katanya.

Bupati MYL Bagikan 300 Sertifikat di Balocci Baru
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) membagikan 300 sertifikat tanah di kantor kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Senin (11/10/2021).

Kepala BPN Pangkep St. Aminah melalui Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan BPN Pangkep, Hj. Suryani mengatakan, sertifikat yang dibagikan ini merupakan program redistribusi tanah objek reforma agraria.

“Ini program pemerintah, bantuan dari pusat di khususkan untuk petani,” ungkap Suryani.

Lebih lanjut Suryani menjelaskan, bahwa di Tahun 2021 Kabupaten Pangkep mendapat jatah 1200 sertifikat, dengan alokasi Desa Gentung sebanyak 150 bidang, Desa Kassiloe sebanyak 300 bidang, Desa Taraweang 300 bidang, Desa Tabo-tabo sebanyak 150 bidang dan kelurahan Balocci Baru 300 bidang.

“Diharapkan, dengan adanya sertifikat ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Khususnya kerjasama dengan perbankan untuk permodalan,” tambahnya.

Camat Balocci, Zaenal Sanusi menyampaikan terima kasih kepada BPN Pangkep yang telah menfasilitasi sertifikat untuk warganya. Kedepan, ia berharap Balocci tetap mendapat bantuan program seperti ini guna meringankan beban masyarakat.

“Target kami, kalau bisa seluruh bidang tanah milik masyarakat memiliki kejelasan status. Dengan adanya sertifikat ini, bisa menghindari konflik pertanahan,” tutur Zaenal. (Tim)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com