PANGKEP—Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau, hadir memantau pelaksanaan pasar murah yang digelar Partai Golkar dalam rangka memperingati HUT ke-61 partai berlambang pohon beringin tersebut, Rabu (1/10/2025).
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasinya kepada Golkar yang dianggap telah mengambil peran nyata dalam membantu masyarakat. Ia menilai kehadiran pasar murah sejalan dengan program pemerintah daerah yang juga rutin menggelar kegiatan serupa.
“Kalau dihitung, nilai paket ini bisa lebih dari Rp100 ribu. Jadi memang sangat membantu masyarakat. Pemda juga mengadakan kegiatan pasar murah, sehingga keduanya bisa saling melengkapi dan memberi manfaat luas,” ujar Yusran.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Ratusan warga rela antre untuk mendapatkan paket sembako murah. Musdalifah, warga Kecamatan Bungoro, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut.
“Kalau beli di luar, beras 5 kilo saja sudah Rp58 ribu, belum termasuk minyak goreng dan gula. Bisa lebih dari Rp100 ribu. Di sini hanya Rp60 ribu, jadi memang sangat membantu,” ungkapnya penuh syukur.
Ketua DPD II Golkar Pangkep, Andi Ilham Zainuddin, menegaskan bahwa pasar murah ini tidak hanya momentum perayaan ulang tahun partai, tetapi juga bentuk konsistensi Golkar dalam menjaga tradisi sosial.
“Kami ingin meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat kedekatan partai dengan warga. Rencananya berlangsung tiga hari, tapi kalau stok cepat habis bisa selesai lebih cepat,” jelasnya.
Ketua Panitia Pasar Murah, Amran Yunus, menambahkan sebanyak 1.000 paket sembako disediakan khusus bagi masyarakat Pangkep.
“Isinya beras premium 5 kilo, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilo. Normalnya di atas Rp100 ribu, tapi karena HUT Golkar ke-61, kita jual Rp61 ribu, bahkan disubsidi jadi Rp60 ribu,” terangnya.
Untuk memastikan ketertiban, distribusi paket dilakukan bekerja sama dengan aparat pemerintah dan pihak keamanan setempat. “Harapannya tepat sasaran dan betul-betul dirasakan manfaatnya oleh warga,” tambah Amran.
Pasar murah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan partai politik dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat menghadapi gejolak harga kebutuhan pokok. (Ag4ys/4dv)













