PANGKEP—Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII Tahun 2025, yang digelar oleh Universitas Hasanuddin sebagai tuan rumah. Kegiatan nasional yang melibatkan mahasiswa dari 99 perguruan tinggi ini disambut antusias Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL).
Bupati MYL menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada ratusan mahasiswa peserta KKN yang akan menjalankan program pengabdian di 11 lokasi pada lima kecamatan di wilayah Pangkep.
“Sebagai pimpinan daerah, saya menyambut gembira kegiatan ini. Ini bukan sekadar program mahasiswa, tapi wujud nyata pengabdian lintas perguruan tinggi untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, semangat toleransi, serta memperluas wawasan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar MYL, Kamis (3/7/2025)
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN bukan hanya berdampak pada penguatan karakter kebangsaan, tetapi juga diharapkan membawa manfaat langsung bagi masyarakat di lokasi penempatan. Ia juga menaruh harapan besar agar kegiatan ini mampu mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan sektor industri untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Pangkep.
“Sinergi ini sangat kami butuhkan. Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti di tataran simbolik, tapi memberi kontribusi riil, baik secara sosial, ekonomi, maupun pemberdayaan masyarakat,” tegas MYL.
Kegiatan KKN Kebangsaan kali ini mengusung tema “Wisata Budaya Warisan Dunia sebagai Aksi Kebangsaan: Kampus Berdampak dan Mengabdi untuk Negeri”. Total 177 mahasiswa dan 21 dosen pendamping akan menjalankan pengabdian di dua kabupaten, yakni Maros dan Pangkep.
Ketua Panitia, Dr. Ir. Syarifuddin Mabe, menyebutkan bahwa meskipun persiapan dilakukan dalam waktu yang terbatas, pihaknya berupaya maksimal menyukseskan kegiatan ini. “Sebulan lalu kami baru menerima mandat dari Diktisaintek. Tapi Alhamdulillah semua bisa kami siapkan sesuai harapan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, menyebut kegiatan ini sebagai kehormatan besar bagi Unhas. “Kami merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah KKN Kebangsaan. Apalagi tahun ini jumlah pesertanya menjadi yang terbanyak,” katanya.
Kegiatan secara resmi dibuka di Hutan Pendidikan Bengo-Bengo, Kabupaten Maros, Rabu (2/6), dan akan berlangsung hingga 30 Juli 2025. Hadir dalam pembukaan, Plt Direktur Belmawa Kemendikbudristek Dr. Berry Juliandi yang menyampaikan bahwa KKN bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan pengabdian nyata kepada masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Bupati MYL berharap kehadiran peserta KKN di Pangkep menjadi momentum memperkuat relasi antara dunia pendidikan dan masyarakat. “Semoga pengabdian ini menginspirasi, membekas di hati masyarakat, dan menjadi kenangan bermakna bagi seluruh peserta,” tutupnya. (Ag4ys/4dv)
















