Dinas Kehutanan Sulsel meraih Penghargaan dari KLHK.

MAKASSAR – Dinas Kehutanan (Dishut) Sulsel berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI sebagai peringkat pertama atas persentase pencapaian realisasi penyerapan DBHDR tahun 2019.

Penghargaan yang diserahkan Wakil Ketua Komisi lV DPR RI Hasan Aminuddin diterima langsung Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Sulsel Andi Parenrengi dalam rangkaian acara Rapat koordinasi Nasional (Rakornas) KLHK di Yogyakarta

Penyerahan penghargaan ini disaksikan langsung Menteri KLHK RI Siti Nurbaya serta seluruh pejabat yang hadir.

Kadishut Sulsel Andi Parenrengi mengatakan,Penghargaan ini didapatkan atas keberhasilan Dinas Kehutanan Provinsi Sulsel menyerap anggaran dari KLHK tahun 2019 hingga 96,17 persen.

“Jadi pada tahun 2019 lalu, Dinas Kehutanan Sulsel mendapatkan anggaran dari KLHK atau DBHDR sebesar Rp2,6 miliar yang kemudian terserap hingga 96,17 persen, artinya paling tertinggi,” ucap Andi Parenrengi melalui sambungan selular, Jumat (28/2/2020).

Dia menyebutkan, penilaian dari KLHK bukan dilihat dari banyaknya anggaran yang didapatkan melainkan serapan atau pemanfaatannya.

“Jadi KLHK menilai bukan dari banyaknya anggaran melainkan realisasi atau serapannya dan kita di Dinas Kehutanan sulsel merupakan peringkat pertama atas penyerapan anggaran itu,” sebutnya.

“Tentu penghargaan yang didapatkan ini merupakan hasil kerja keras dari seluruh jajaran Dinas Kehutanan sulsel,dan akan menjadi penyemangat untuk terus memberikan yang terbaik,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kehutanan Sulsel, Faisal menambahkan, pada tahun 2019 lalu Dishut Sulsel mendapatkan anggaran dari KLHK sebesar Rp2,6 miliar untuk mendanai dua program.

“Anggaran sebesar Rp2,6 miliar untuk membiayai dua program yaitu, pencegahan dan penangulangan kebakaran hutan dan lahan kedua rehabilitasi hutan dan lahan,” ujar Faisal.

Faisal menjelaskan, dalam pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Dinas Kehutanan Sulsel menyiapkan 227 unit jet shoter yang kemudian diserahkan ke Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH).

“Untuk penanganan Karhutla maka telah disiapkan 227 unit jet shoter yang diserahkan ke KPH karena lokasi kebakaran berada dalam kawasan hutan,” kata Faisal.

“Kemudian juga dilakukan penghijauan lingkungan diluar kawasan hutan melalui cabang dinas kehutanan sulsel termasuk pada penghijauan kota,telah dilaksanakan di 12 kabupaten kota di sulsel,” jelasnya.

“Alhamdulilah semua program terealisasi dan tercapai dengan baik sesuai target,sehingga Dinas Kehutanan Provinsi sulsel mendapatkan penghargaan ini,” pungkas Faisal. (*)