Dishut Sulsel: Antisipasi kebakaran hutan di musim kemarau
Andi Parenrengi, Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Sulawesi Selatan.

MAKASSAR—Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Sulsel, Andi Parenrengi mengungkapkan, telah melakukan langkah untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan di musim kemarau saat ini.

“Meski selama saya disini yaitu tahun 2020 tidak pernah terjadi kebakaran hutan. Namun, kita tetap melakukan koordinasi bersama kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK) serta semua pihak terkait untuk tetap siap siaga dan melakukan langkah antisipasi, mengingat cuaca saat ini cukup panas,” ungkapnya, Kamis (3/6/2021).

Ia menjelaskan selama ini telah ada tim yang terbentuk dan bekerja dilapangan dalam mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan termasuk perambahan hutan.

“Kita selama ini telah ada tim yang bekerja baik mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun perambahan hutan dan selama ini kerjasama dengan KLHK berjalan dengan baik. Apalagi mereka mempunyai UPT khusus tangani perubahan iklim, perlindungan hukum dan lainnya,” jelasnya.

Andi Parenrengi juga mengaku ada dua daerah di sulsel yang rawan terjadinya kebakaran hutan yaitu kabupaten Gowa dan Tana Toraja

“Kami selalu turun bersama-sama dengan pihak terkait untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, termasuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan,” tuturnya.

Upaya penghijauan dilakukan di beberapa daerah di sulsel. “Kami sesuai instruksi Plt Gubernur sulsel melakukan penghijauan hutan seperti di sekitar bandara buntu kunik di kabupaten tana toraja dan saat ini terus berjalan bekerjasama dengan pemerintah setempat,” tutupnya. (*)