Cuaca Ektrim di Perairan Pangkep, Nelayan diminta Waspada

PANGKEP, — Memasuki musim kemarau dengan iklim yang panas dan angin kencang, ternyata membawa dampak tersendiri. Utamanya di wilayah perairan Pangkep seperti di kecamatan Kalmas.

Pada Kamis pagi (17/7), Kapal Cahaya Pulau yang membawa  sejumlah penumpang beserta ABK dilaporkan karam karena ombak yang besar dan angin kencang di wilayah perairan desa Dewakang, Kecamatan Kalmas.

Sebelumnya, 11 orang sempat dinyatakan hilang, namun pada Kamis sekitar pukul 14.00 Wita dikabarkan sudah ditemukan semua dalam keadaan selamat.

Pelaksana Camat Kalmas, Rahman SPd, mengatakan Kamis siang di Pangkajene jika semua penumpang dan ABK ditemuka dalam kondisi selamat. Termasuk kepala desa Dewakang, Amirullah SPd, yang juga menjadi penumpang di kapal naas tersebut.

Kepala Syabandar Biringkassi, Steady, menjelaskan jika pihaknya sudah mengirim petugas ke wilayah perairan pulau Dewakang. Ia mengharapkan agar nelayan yang sering melakukan aktifitas di laut, dapat melihat kondisi alam. Jika memang cuaca ekstrim jangan memaksakan untuk melaut, serta jangan lupa membawa pelampung dalam beroperasi.

Perjalanan kapal milik nelayan itu dari pelabuhan Paotere menuju pulau Dewakang Kalmas yang biasanya ditempuh dengan waktu 12-15 jam perjalanan laut. Namun menjelang tiba di pulau Dewakang, kapal mengalami kecelakaan hingga penumpang dan ABK terapung di laut. Namun hingga Kamis siang, seluruh penumpang dan awaknya telah ditemukan dalam kondisi selamat. [SHR]

Berita Lainnya

Berita Terkait