PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah RumahDPRD Makassar Soroti Data Anggaran, Minta TAPD Tak Asal Ajukan ProgramMenkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sebelum OTT HGB, KPK Sudah Bongkar 8 Celah Korupsi ATR/BPNMakassar Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Appi Bawa Pulang 300 Unit Bedah RumahDPRD Makassar Soroti Data Anggaran, Minta TAPD Tak Asal Ajukan ProgramMenkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi Persidangan
Ekobis

Dari Ojol ke Barbershop: Kisah Inspiratif Firman

773
×

Dari Ojol ke Barbershop: Kisah Inspiratif Firman

Sebarkan artikel ini
Dari Ojol ke Barbershop: Kisah Inspiratif Firman
Di sebuah lorong kecil Kota Makassar, berdiri sebuah barbershop sederhana yang menjadi saksi perjalanan hidup Firman. Anak muda ini membuktikan bahwa mimpi bisa diwujudkan meski hanya berbekal gunting, sisir, dan tekad yang kuat.

MAKASSAR—Di sebuah lorong kecil Kota Makassar, berdiri sebuah barbershop sederhana yang menjadi saksi perjalanan hidup Firman. Anak muda ini membuktikan bahwa mimpi bisa diwujudkan meski hanya berbekal gunting, sisir, dan tekad yang kuat.

Perjalanan Firman tidaklah instan. Sebelum resmi membuka barbershop miliknya, ia pernah menjalani berbagai profesi. Enam bulan menjadi driver ojek online dengan penghasilan pas-pasan, hingga sempat bekerja sebagai marketing mobil yang penuh tekanan. Namun, jauh di lubuk hati, Firman tahu bahwa panggilan hidupnya ada di dunia barber.

“Dari pengalaman kerja di barbershop orang lain, saya belajar banyak. Mulai dari melayani pelanggan, menguasai teknik potong rambut, sampai memahami cara mengelola usaha,” tutur Firman.

Setiap rupiah yang ia hasilkan selalu disisihkan. Dua tahun lamanya ia menabung sedikit demi sedikit, hingga akhirnya bisa membangun sebuah bangunan kecil di depan rumahnya. Tempat sederhana itu kini menjadi titik lahirnya mimpi besar: barbershop pertama milik Firman.

Kini, hidupnya jauh berbeda. Ia bukan lagi karyawan yang harus tunduk pada atasan. Walau barbershop kecilnya buka hingga pukul 10 malam, Firman menjalaninya dengan ringan. “Kalau capek ya biasa, tapi rasanya beda karena ini usaha sendiri,” ujarnya sambil tersenyum.

Di balik kesuksesan awalnya, Firman punya alasan yang lebih besar untuk terus berjuang. Ia sudah berkeluarga, dengan seorang istri dan anak yang menjadi sumber semangat. Baginya, barbershop ini bukan sekadar tempat mencari penghasilan, tapi juga pondasi masa depan keluarga.

Meski saat ini ia masih mengelola usaha seorang diri, Firman sudah menyiapkan rencana ke depan. Ia ingin barbershopnya berkembang, semakin dikenal, dan kelak bisa mempekerjakan orang lain.

“Kalau usaha ini semakin maju, saya ingin buka lapangan kerja. Bukan cuma untuk saya, tapi juga bermanfaat bagi orang lain,” katanya penuh harap.

Dari seorang driver ojol dengan penghasilan pas-pasan, kini Firman menjelma jadi wirausaha muda yang berani bermimpi besar. Kisahnya menjadi bukti bahwa kerja keras dan keyakinan bisa membuka jalan. Bahwa siapa pun bisa memulai dari nol, asalkan berani mengambil langkah pertama.(R3d1/Ag4ys)

Dari Ojol ke Barbershop: Kisah Inspiratif Firman
Di sebuah lorong kecil Kota Makassar, berdiri sebuah barbershop sederhana yang menjadi saksi perjalanan hidup Firman. Anak muda ini membuktikan bahwa mimpi bisa diwujudkan meski hanya berbekal gunting, sisir, dan tekad yang kuat.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com