JAKARTA—Indonesia resmi memasuki era ageing population sebagaimana data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat jumlah penduduk lanjut usia mencapai 11,97% dari total populasi pada 2025. Artinya, sekitar satu dari sepuluh penduduk kini berusia 60 tahun ke atas.
Perubahan struktur demografi tersebut menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi masa tua secara mandiri dan sejahtera.
Sejalan dengan ulang tahunnya yang ke-37, Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation dan Langit Biru Pertiwi menggelar program People of Purpose: Together for the Golden Age di Balai Purnomo, Universitas Indonesia, pada 2 Juli 2026.
Program tersebut diikuti ratusan lansia berusia 65-90 tahun. Para peserta dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni Bahagia, Sehat, dan Berdaya, yang mengikuti rangkaian kegiatan secara bergiliran agar dapat saling berinteraksi, termasuk dengan karyawan Bank DBS Indonesia yang menjadi relawan.
Kegiatan yang diberikan meliputi literasi keuangan, pengembangan kreativitas, serta aktivitas fisik yang mendukung active and healthy ageing.
President Director PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan kolaborasi berbagai pihak dibutuhkan agar masyarakat dapat menghadapi masa tua dengan kesiapan yang lebih baik.
Diperlukan kolaborasi multisektor untuk memastikan masyarakat dapat menghadapi masa tua dengan lebih siap dan sejahtera dengan ketahanan finansial yang baik. Sebagai bank yang bertujuan menciptakan dampak lebih dari sekedar layanan keuangan,
“Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah masyarakat tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonominya, tetapi juga dari bagaimana kita mempersiapkan setiap generasi menghadapi masa depan,” jelasnya.
“Melalui our signature program People of Purpose dan kolaborasi bersama berbagai mitra, kami turut berkontribusi membangun masyarakat yang lebih Inklusif dan tangguh dalam menghadapi perubahan demografi,” lanjutnya.
People of Purpose merupakan program kerelawanan internal Bank DBS Indonesia yang telah berjalan sejak 2014. Program ini mengajak karyawan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, peningkatan literasi keuangan dan inklusi digital, hingga pemberdayaan komunitas.
Dalam penyelenggaraan yang berfokus pada ageing society kali ini, para lansia mengikuti kegiatan yang dirancang untuk membantu menghadapi masa tua melalui edukasi finansial, aktivitas kreatif, dan kebugaran.
Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika mengatakan perubahan demografi menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama.
“People of Purpose merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bank DBS Indonesia dan DBS Foundation dalam mendukung masyarakat untuk siap menghadapi perubahan demografi”
“Karena, ageing population bukan hanya isu masa depan, melainkan realitas yang harus kita hadapi bersama. People of Purpose hari ini turut menandai pencapaian kami untuk terus terlibat aktif dalam mendukung para lansia menjalani masa tua secara aktif dan bermakna dengan ketahanan finansial yang baik.”
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti tiga sesi yang disesuaikan dengan tantangan yang umum dihadapi saat memasuki masa pensiun.
Sesi Staying Safe from Scams in the Digital Era memberikan edukasi mengenai berbagai bentuk penipuan digital, keamanan transaksi keuangan, serta menjaga kemandirian finansial.
Untuk mendukung kesehatan mental dan interaksi sosial, peserta mengikuti Upcycled Plant Pot Workshop yang menggabungkan aktivitas kreatif dengan ruang bersosialisasi.
Sementara itu, sesi Grounding & Body Movement mengajak lansia tetap aktif bergerak, menjaga kebugaran, terhubung dengan lingkungan sekitar, serta membangun jejaring sosial baru.
Komitmen Bank DBS Indonesia terhadap peningkatan kualitas hidup lansia telah dimulai sejak 2025. Sepanjang tahun lalu, relawan Bank DBS Indonesia mengunjungi sejumlah panti werdha untuk mendampingi aktivitas sosial, mengadakan permainan interaktif, sesi kebersamaan, serta menyalurkan paket makanan bergizi dan kebutuhan sehari-hari.
Sepanjang 2025, lebih dari 3.300 karyawan atau sekitar 85% dari total tenaga kerja Bank DBS Indonesia berpartisipasi dalam program People of Purpose.
Secara keseluruhan, para relawan menyumbangkan lebih dari 54.800 jam sukarela dan menjangkau lebih dari 110.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia melalui 338 kegiatan sosial yang mencakup literasi keuangan, pemenuhan kebutuhan dasar, dan pemberdayaan lansia.
Salah satu kontribusi program literasi keuangan dilakukan melalui DBS Foundation Coding Camp. Lebih dari 2.700 siswa sekolah menengah kejuruan dan universitas memperoleh pelatihan keterampilan nonteknis dari 146 relawan Bank DBS Indonesia melalui kemitraan dengan Dicoding.
Selain itu, dalam kolaborasi dengan Mahija Mobile School, sebanyak 198 relawan memberikan literasi dasar dan edukasi keuangan kepada 118 anak-anak dari komunitas daur ulang di Duren Sawit dan Johar Baru.
Di bidang pemenuhan kebutuhan dasar, Bank DBS Indonesia bersama FoodCycle Indonesia menyelamatkan dan mendistribusikan lebih dari 44 ton makanan surplus kepada masyarakat rentan di Jabodetabek.
Bank DBS Indonesia juga bekerja sama dengan Make-A-Wish Indonesia untuk mewujudkan tiga Wish Days bagi anak-anak dengan penyakit kritis. (*)











