PALOPО—Datu Luwu ke-40, H. Andi Maradang Mackulau, turun langsung mengonsolidasikan percepatan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Luwu Raya–Toraja di tengah masih adanya keraguan sebagian masyarakat terhadap penyatuan dua kawasan tersebut.
Dalam pertemuan bersama Panitia DOB Luwu Raya–Toraja di Istana Kedatuan Luwu, Kamis (9/4/2026), Datu Luwu menegaskan bahwa proses pembentukan DOB harus dilandasi semangat persatuan, bukan kepentingan kelompok maupun individu.
“Ini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk masyarakat luas. Luwu Raya dan Toraja punya sejarah kebersamaan yang harus kita lanjutkan,” tegasnya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting konsolidasi lintas elemen, mulai dari DPRD Tana Toraja dan Toraja Utara, tokoh masyarakat, akademisi, hingga unsur perempuan dan pendidikan, guna menyamakan langkah mempercepat pengusulan DOB.
Ketua Formatur, Pdt. Musa Salusu, menyebut dukungan seluruh pihak menjadi kunci percepatan, sementara Sekretaris Panitia Victor Datuan Batara mengakui masih adanya keraguan publik terkait integrasi Luwu Raya dan Toraja yang perlu dijawab melalui komunikasi terbuka.
Menjawab hal itu, Datu Luwu menekankan pentingnya segera merampungkan seluruh persyaratan administrasi dan kajian akademik sebagai fondasi utama pengusulan DOB ke pemerintah pusat.
Ia juga mendorong penguatan koordinasi lintas daerah, termasuk peran DPRD, kepala daerah, serta rencana kunjungan langsung ke wilayah Toraja untuk memperkuat komunikasi dan meredam perbedaan pandangan.
Dari sisi akademisi, integrasi Luwu Raya–Toraja dinilai memiliki potensi strategis dalam mendorong sektor pariwisata, pertanian, dan pembangunan infrastruktur yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi kawasan.
Pertemuan ditutup dengan simbol persatuan, seluruh peserta bergandengan tangan menyanyikan lagu “Lembang Sura”, menegaskan komitmen bersama mendorong DOB Luwu Raya–Toraja menuju tahap yang lebih konkret. (4nny)














