MAKASSAR – Pemerintah Provinsi sulsel melalui Dinas Kominfo SP provinsi sulsel menerima kunjungan kerja Pemerintah provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dipimpin lansung Sekretaris Daerah Kepri Arif Fadillah.
Skretaris Daerah Provinsi sulsel,Abd Hayat Gani didampingi kepala Dinas Kominfo SP sulsel Andi Hasdullah,menerima lansung rombongan Pemerintah provinsi Kepri Dibaruga Lounge Kantor Gubernur sulsel dan dilanjutkan di ruangan command center (13/12).
Kepala Dinas Kominfo SP sulsel Andi Hasdullah dalam Sambutan pembukanya menyampaikan Visi Misi Pemerintah provinsi sulsel.
“Pemprov sulsel dibawah kepemimpinan Gubernur sulsel Nurdin Abdullah dan wakilnya Andi Sudirman Sulaiman mempunyai Visi yaitu Sulsel yang Inovatif, Produktif Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter,Untuk mencapai visi tersebut, lanjutnya di jabarkan dalam Misi yang didasarkan pada empat fungsi utama pemerintahan, yakni, melayani (services), membangun (development), memberdayakan (empowerment) dan mengatur (regulating).Ungkap Hasdullah.
Dia menyebutkan Pemerintah provinsi sulsel saat ini terus memaksimalkan terwujudnya sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
“Mewujudkan SPBE maka telah terbentuk payung hukum supaya Organisasi perangkat Daerah (OPD) tidak jalan sendiri dan harus ikut didalamnya,termasuk kami juga telah membuat roadmap TIK lima tahun kedepan bahkan pergub rencana induk TIK dalam mengelola SPBE.sebutnya.
Lebih jauh Andi Hasdullah mengatakan SPBE dibagi kedalam dua yaitu tata kelola administrasi pemerintahan elektronik yang didalamnya telah ada e planning, smart office, e simpeg grup, one data sulsel, e sakip web atau aplikasi opd,serta SPBE dalam tata kelola layanan publik elektronik dibagi dalam aduan publik baruga sulsel, portal ppid sulsel, simap atau oss ptsp, e samsat, e panrinta, wel atau aplikasi layanan opd.
“Penerapa smart office atau persuratan elektronik adalah wujud layanan digital sehingga lebih memudahkan dan bisa dilakukan dimana saja,jelasnya.
“Baruga sulsel ditekankan untuk menjadi tempat solusi bagi masyarakat,dimana setiap aduan dan masukan dari masyarakat harus cepat direspon.dan kami lansung sampaikan ke OPD yang terkait,termasuk apa bila terkait permasalahan nasional akan disampaikan ke Lapor Sp4m Yang selanjutnya mereka yang menyampaikan ke kementrian terkait,Pungkasnya.
Sekretaris Daerah Kepri arif Fadillah,mengaku sangat berterimakasih atas sambutan dan masukan yang didapatkan dari pemerintah provinsi sulsel.
“Kami sangat berterimakasih atas masukan dan sambutan dari pemprov sulsel melalui Diskominfo Sulsel,dan sangat tertarik banyak hal yang telah dilakukan diskominfo sulsel diantaranya persuratan elektronik karena ditengah kesibukan akan semakin memudahkan dalam melakukan disposisi surat,Pungkasnya.
“Kami juga merasa tidak sia-sia datang ke pemprov sulsel dan bertemu jajaran Diskominfo sulsel,yang diharapkan kedepan akan ada shering dan komunikasi lebih lanjut, karena Di OPD Kepri sendiri telah banyak aplikasi,namun belum terintegrasi,sehingga ini akan didorong agar disatukan.sebutnya.
Sementara itu Kadis Kominfo Kepri Zulhenri menambahkan Di pemprov kepri sendiri telah berjalan beberapa aplikasi diantaranya sistem informasi manajemen kinerja atau simanja adalah aplikasi pembayaran tunjangan kinerja pegawai dengan berbasiskan kinerja.
“Kami di pemprov Kepri telah berjalan beberapa aplikasi diantaranya aplikasi sijabat sistem informasi jabatan ,sijappri atau sistem informasi jadwal acara pemerintah yang merupakan aplikasi berbasiskan web untuk pengaturan jadwal gub dan wagub, smart kcs aplikasi permohonan dan pelaporan permasalahan,serta sirup adalah aplikasi pengadaan barang dan jasa,Sebutnya. [*]







