Dishub Selayar Terjunkan 1 Regu Personil Kawal Proses Bongkar Muat BBM
Pengawasan dan penjagaan melekat dilakukan jajaran personil Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dalam memberikan garansi kelancaran dan kemudahan proses bongkar muat bahan bakar minyak (BBM) yang diangkut kapal tangker MT Bira.

SELAYAR—Pengawasan dan penjagaan melekat dilakukan jajaran personil Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dalam memberikan garansi kelancaran dan kemudahan  proses bongkar muat bahan bakar minyak (BBM) yang diangkut kapal tangker MT Bira.

Proses penjagaan dan pengawasan ketat yang dilakukan jajaran Dinas Perhubungan melibatkan empat orang personil bidang prasarana dan keselamatan dishub yang dibagi dalam dua shift.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Selayar, Drs. Suardi menjelaskan, giat pengawasan dan pengawalan proses bongkar muat BBM dilaksanakan secara continue oleh jajaran dishub, pada setiap proses bongkar muat dan pendistribusian BBM via armada mobil tangki.

Kapal berawak sepuluh orang yang dinakhodai, Rafik tersebut, tiba Rabu (07/07/2021) dengan mengangkut tiga ratus lima ribu liter, kebutuhan bahan bakar minyak  (BBM) untuk jatah Kabupaten Kepulauan Selayar yang terdiri dari premium dan pertalite.

Kepala bidang Prasarana dan Keselamatan Dishub, Andi Irwan, menuturkan, setiba di dermaga Rauf Rahman, Benteng, kapal MT Bira, langsung melakukan proses pembongkaran muatan (discharge) untuk selanjutnya, disalurkan ke empat titik Agen Premium, Minyak dan Solar (APMS) Pertamina.

Usai dibongkar di dermaga Benteng, BBM langsung disalurkan ke 4 APMS yaitu; CV. Tanri Jaya Niaga, dengan kouta 70.000 liter pertalite dan premium. PT. Patra Utama Pertiwi, Barugaia 70.000 liter premium, dan 10.000 liter pertalite. PT. Putriana Jaya Utama terdiri atas 65.000 liter premium dan 35.000 liter pertalite. PT. Patra Utama Pertiwi Jampea yang terdiri atas 45.000 liter premium dan 10.000 liter pertalite.

“BBM tersebut diangkut dari dermaga ke lokasi masing-masing APMS dengan menggunakan armada mobil tangki,” tegas Andi Irwan.

Lebih lanjut Andi Irwan menjelaskan penjagaan difokuskan pada pengawasan pengunjung dan calon pengguna jasa penyeberangan yang hilir mudik ke luar masuk kawasan dermaga, khususnya perokok yang berpotensi menyebabkan terjadinya musibah kebakaran selama proses bongkar muatan bahan bakar minyak dari kapal ke mobil tangki.

Sementara sebagian personil ditugaskan untuk mengendalikan dan mengurai kemacetan arus lalu lintas kendaraan yang bertujuan untuk memudahkan mobil tangki keluar masuk area dermaga.

Selain menyiagakan personil Dishub, proses bongkar muat dan distribusi pasokan bahan bakar minyak, turut melibatkan satu regu personil pemadam kebakaran (Damkar) yang terdiri dari sembilan orang personil, dan satu orang driver armada damkar.

Kebijakan pengawasan dan penjagaan proses bongkar muat BBM, turut didukung, dan dibackup oleh kehadiran tim UPP Kelas III Selayar, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Jajaran Satpol Air Polres Kepulauan Selayar dan Personil TNI-AD Kodim 1415/Selayar. (4f4d)