PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaAku Hanya Ingin Didengar: Ketika Luka Harus Dipendam SendiriJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangKesepian di Tengah Keramaian: Potret Kelam Generasi SekulerPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaAku Hanya Ingin Didengar: Ketika Luka Harus Dipendam SendiriJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangKesepian di Tengah Keramaian: Potret Kelam Generasi Sekuler
Ekonomi

Ekspor UKM Mesti Terintegrasi, Agar Produk Tepat Sasaran

616
×

Ekspor UKM Mesti Terintegrasi, Agar Produk Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini
Ekspor UKM Mesti Terintegrasi, Agar Produk Tepat Sasaran
Kegiatan Talkfest Fast Track UKM Ekspor berlangsung di Aula PLUT Dinas Koperasi & UKM Provinsi DI Yogjakarta, Selasa 6 Agustus 2019.

MAKASSAR – Neraca perdagangan Indonesia pada 2018 mengalami defisit USD 8,57Miliar, sedangkan pada 2017 terjadi surplus USD 11,84 Miliar.

Defisit tersebut dikarenakan naiknya defisit sektor Migas dari USD 8,57 Miliar (2017) menjadi USD 12,40 Miliar (2018). Kemudian turunnya surplus sektor Non-Migas dari USD 20,41 Miliar (2017) menjadi USD 3,84 Miliar (2018).

Berdasarkan data DJ PEN Kemendag RI sumber dari BPS, tercatat neraca perdagangan periode Januari-Mei 2019 mengalami defisit sebesar USD 2,14 Miliar.

Sektor Non Migas pada periode Januari-Mei 2018 surplus USD 2,25 Miliar. Namun terus menurun pada periode Januari-Mei 2019 sebesar USD 1,6 Miliar.

Dengan demikian, sektor non migas dimana UKM cukup memberikan andil pada kondisi makro ekonomi, diperlukan suatu kebijakan yang sifatnya adalah percepatan pengembangan UKM dan Produk UKM berorientasi ekspor secara Nasional.

Guna mengetahui sejauh mana realisasi dan kendala-kendala apa yang dihadapi dilapangan serta strategi/kebijakan apa yang diperlukan untuk mempercepat implementasinya dilaksanakan Talkfest Fast Track UKM Ekspor dalam rangka Hari Nasional UMKM 2019.

Hadir dalam Talk Fest ini Ir. Agus Muharran, M. SP. yang merupakan staff khusus Menteri Koperasi & UKM RI, berlangsung di Aula PLUT Dinas Koperasi & UKM Provinsi DI Yogjakarta, Selasa 6 Agustus 2019.

“Ekspor UKM itu mesti terintegrasi, karena UKM karakternya berbeda seperti industri ataupun Usaha Menengah, selain itu persepsi terkait ekspor mesti memiliki kesamaan pandangan dalam melakukan pembinaannya.” ujar Agus

Selain itu Ekspor UKM memerlukan informasi pasar dari Negara Tujuan Ekspor (NTE) agar produk UKM tepat sasaran.

“UKM ekspor adalah proses yang mesti di desain untuk dapat menjadi pendorong ekonomi. Proses itu disiapkan dari hulu ke hilirnya”

“Kami sebagai Diaspora Indonesia siap memberikan pelayanan informasi terkait dengan Market Demand.” pungkas Ira Damayanti salah satu Narasumber dari Indonesia Diaspora Network.

Acara Talk Fest ini merupakan penutupan rangkaian kegiatan Hari Nasional UMKM 2019 yang diusung oleh Asosiasi Bisnis Development Service Indonesia (ABDSI) yang di mulai dari tanggal 3-6 Agustus 2019 yang dipusatkan di Yogjakarta.

Dari rangkaian Harnas ini diharapkan akan menghasilkan rekomendasi kepada Pemerintah dalam percepatan pengembangan UKM untuk menuju pasar Global.

Narasumber lainnya berasal dari Deputi Pemasaran Kementerian Koperasi & UKM, Perusahaan Logistik, Lembaga Sertifikasi Profesi, dan Bea Cukai DI Jogjakarta. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com