MAKASSAR—Gubernur Sulsel diwakili Asisten I Pemprov Sulsel, Andi Aslam Patonangi membuka kegiatan Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) PMD Sulsel dihadiri seluruh Kepala Dinas PMD se-Sulawesi Selatan, Selasa (22/3/2022) kemarin.
Andi Aslam Patonangi yang membacakan sambutan Gubernur Sulsel mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Selatan yang pada perencanaan di Tahun Anggaran 2023 akan melaksanakan suatu kegiatan pembinaan terhadap desa-desa terpilih melalui Program Desa Andalan.
“Kita sangat mengapresiasi kegiatan pembinaan terhadap desa-desa terpilih melalui Program Desa Andalan yang bertujuan secara umum menaikkan status perkembangan desa melalui program-program kegiatan prioritas yang langsung bersentuhan dengan pemerintah desa dan masyarakat perdesaan.” ungkapnya.
Aslam juga menyebutkan banyak terobosan-terobosan lainnya yang dilakukan untuk mencapai target yang diamanahkan dalam RPJMD.
Urusan pemberdayaan masyarakat dan desa, melalui Program Desa Andalan maupun inovasi lainnya, dan masih banyak lagi ide-ide yang menjadi cara dan strategi dalam memberikan layanan kepada masyarakat, Saya sangat mengapresiasi ini, semoga bisa menjadi trendsetter bagi Kabupaten/kota kedepannya,” tuturnya.
Lanjutnya, pelaksanaan Forum Perangkat Daerah merupakan amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2017 dan Panduan Penyusunan Rencana Strategis Perangkat Daerah.
Ini menjadi bagian dari mekanisme perencanaan yg rutin dilaksanakan setiap tahun yang menjadi wahana untuk menajamkan target sasaran, program dan kegiatan yang ada di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
“Termasuk diantaranya, pembahasan terkait isu-isu strategis untuk tahun-tahun kedepannya dan juga membuat perencanaan pembangunan semakin terarah, terukur, dengan memperkuat indikator kinerja setiap program/kegiatan, kemudian menetapkan target capaian yang jelas serta logis dan mampu dilaksanakan,” papar Aslam.
Pada kesempatan itu, Ia mendorong agar senantiasa menciptakan ide-ide, terobosan-terobosan serta kreativitas yang inovatif.
“Saya ingin mendorong semua lini untuk dapat menciptakan ide, terobosan serta kreativitas yang inovatif, dengan satu harapan pandemi Covid-19 ini tidak menjadi penghambat kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tidak menjadi penghambat kita dalam memajukan daerah ini,” harapnya.
Kreativitas dan terobosan, kata Aslam, akan tercipta dari komitmen yang ikhlas dan kesungguhan kita menjalankan tugas dan fungsi yang kita emban.
“Inilah salah satu maksud dari Inovasi yang tertuang di dalam visi Gubernur sulsel yaitu “Sulawesi Selatan yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter” yang kemudian di jabarkan dalam Rencana Strategis dan Rencana Kerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,” tutupnya. (*)













