MEDIASULSEL.com,- Semen Padang sukses lolos ke semifinal Piala Presiden 2017 usai mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor tipis 1-0 dalam laga 8 besar yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu (26/2) malam. Vendry Mofu menjadi pahlawan berkat gol tunggalnya di menit 89.
Di babak semifinal Semen Padang akan bertemu Arema FC yang sebelumnya mengalahkan Sriwijaya FC. Duel Semen Padang melawan Arema akan berlangsung tanggal 2 dan 5 Maret mendatag. Sedangkan untuk laga Final akan berlangsung tanggal 13 Maret mendatang.
Usai laga pelatih Semen Padang, Nil Maizar mengatakan ia bersyukur kepada Allah SWT atas kemenangan ini. Saya terima kasih kepada pemain yang telah berjuang tak kenal lelah dan mencetak gol sehingga ke semifinal. “Selanjutnya kita mempersiapkan tim lawan Arema tanggal 2 dan nanti kita akan fokus pertandingan. Jandia tetap ada di tim, kita sampaikan ke mereka kasih kesempatan pada Ridwan dan lainnya,” kata Nil.
“Jandia ada masalah cedera dia dan kita terapi dan obati, saat ini sudah membaik. Saya khawatir dia tidak maksimal. Besok kita kembali ke Padang. Kita nikmati pertandingan. Selasa latihan lagi, fokus kemenangan untuk laga semifinal pertama. Arema kita lihat mereka bagus, nanti kita siapkan strategi dalam tim,” tambanya.
Vendri Mofu mengaku bersyukur dengan kemenangan ini. Situasi dilapangan seperti. Saya coba memainkan semaksimal mungkin penampilan di laga tadi.
Sementara itu, Simon Mc Menemy, pelatih Bhayangkara FC mengatakan seharusnya timnya bermain lebih bagus dan mungkin banyak peluang dari Semen Padang. Cuma disayangkan peluang anak asuhnya tidak dapat menjadi gol.
“Memang sepak bola itu kejam dan kita akan latihan lagi agar anak-anak lebih berkembang laga selanjutnya. Jadi sebenarnya tidak masalah biarpun beberapa pemain itu baru pulang dari seleksi Timnas Indonesia U-22. Kita tadi tidak mau adu penalti dan kita ingin menang sebelum penalti. Sayang sekali golnya dari Semen Padang lewat pelanggaran, menurut saya tidak ada pelanggaran tadi,” kata Simon.
“Jadi meski tanpa striker asing, saya kira sudah bagus tim bisa masuk ke perempat final. Mungkin kalau ada kita bisa melangkah lebih jauh. Begitulah kalau kerja dengan pemain muda yang ada di tim ini. Kadang bagus sekali kadang tidak. Kita akan mengepush para pemain agar karena mereka pemain muda dan harus banyak belajar. Bagi mereka akan sedih dengan kekalahan ini dan saya berharap mereka bisa segera lupa,” bebernya.
Sedangkan Wahyu Tri yang notabene kiper Bhayangkara FC mengaku cukup kecewa dengan hasil ini, ia pun akan melupakan hasil ini agar bisa fokus untuk persiapan kompetisi liga 1 nanti. (*/4ld)













