MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA) belum bisa menegaskan arah kebijakan penggunaan fasilitas negara untuk kebutuhan pribadi, khususnya menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah tahun ini.
Diketahui hampir di setiap tahunnya, ASN terkadang ingin menggunakan kendaraan dinas (Randis) untuk kebutuhan mudik lebaran. Hanya saja kebijakan itu masih dalam tahap pembahasan kerugian dan manfaatnya oleh Gubernur NA.
“Soal penggunaan Randis untuk mudik lebaran sementara kita bahas dulu. Karena kita tidak mau terlalu ekstrim juga melarang. Kita mau lihat kalau dipake kenapa dan kalau tidak dipake juga kenapa?,” papar NA, Senin (20/5/2019).
Menurut dia, persoalan yang menyangkut kepentingan pegawai dan penggunaan fasilitas milik negara harus dikomunikasikan dalam rapat bersama, sekaligus mendengarkan arahan dari pemerintah tingkat pusat.
“Kita harus duduk bersama membicarakan hal ini. Kita lihat dulu manfaatnya, kita gak boleh hidup ini terlalu ekstrim. Artinya tidak semua orang bisa memahami apa konsep kita makanya kita ambil yang mana yang terbaik,” tambahnya.
Untuk itu, NA mengaku saat ini masih menunggu petunjuk teknis dari pusat, baik pemerintah maupun lembaga.
“Tunggu dulu nanti ada instruksi kan tidak bagus kalau ada juknis dari KPK tidak boleh digunakan dan dari pusat mempersilahkan ke daerah, bagaimana kebijakannya baru kita bisa terapkan. Begitu,” tutupnya. (UDN)













