Beranda » Sulsel » Gubernur tekankan Pj. Walikota Makassar Terpilih harus Mampu Ambil Alih Fasos
Gubernur tekankan Pj. Walikota Makassar Terpilih harus Mampu Ambil Alih Fasos
Sulsel

Gubernur tekankan Pj. Walikota Makassar Terpilih harus Mampu Ambil Alih Fasos

Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah (NA) menegaskan agar PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk agar segera menyerahkan fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum) yang selama ini dikelola pihak GMTD ke pemerintah.

Terkait hal itu Gubernur Sulsel sudah turun tangan dan telah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Koordinator Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) untuk mengambil aset Jalan Metro Tanjung Bunga. Jalan ini merupakan jalur penghubung Kota Makassar dengan Kabupaten Takalar.

“Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang akan menggantikan Wali Kota Danny Pomanto saat mengakhiri masa jabatan 8 Mei mendatang diharapkan mampu menangani persoalan ini agar selanjutnya pembangunannya bisa direncanakan,Tegas Nurdin Abdullah belum lama ini.

Diketahui, Kamis 18 April lalu, Pemprov melakukan seleksi calon Pj Wali Kota Makassar. Mereka adalah Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bapenda Sulsel Denny Irawan Saardi, Kepala Balitbangda Sulsel Iqbal Suhaeb dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, Sulkaf S Latief.

“Iya tanggungjawab dia, jadi saya sudah bilangin, kau terpilih, seminggu kemudian sudah diserahkan,”Lanjutnya.

Menurut Nurdin Abdullah, penyerahan Jalan Metro Tanjung Bunga sangat perlu dilakukan, agar perencanaan bisa dilakukan dan menjadi land-mark Kota Makassar.

“Ini supaya kita sudah mulai rencanakan, jadi landmark nanti di sana,” sebutnya.

Adapun total fasum dan fasos yang harus diserahkan ke Pemkot Makassar yakni sebesar 30 persen atau sekitar 120 hektar.(*)