PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Desa Beroanging Ikut Verifikasi Abdidaya Ormawa 2026, Program BKMF Sinapsis FIKK UNM Diuji • Pemkot Makassar Kejar Sertifikat Aset Ducting Sharing • Penyuluh Kehutanan Jadi Garda Depan Cegah Karhutla, Kejar Target FoLU Net Sink 2030 • Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani • 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan Muda • Rotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan Baru •
Video

Harga Masker di Toko Online Capai Rp2,6 Juta

884
×

Harga Masker di Toko Online Capai Rp2,6 Juta

Sebarkan artikel ini
maxresdefault 14

VIDEO – Virus corona semakin mengganas, korban tewas mendekati 1000 Jiwa dan puluhan ribu lainnya terkonfirmasi postive corona.

Fenomena merebaknya virus korona membuat masyarakat Indonesia khawatir ikut tertular virus mematikan itu.

Meskipun belum ada satu pun warga Indonesia yang positif terpapar virus korona, namun masyarakat sudah terlanjur fobia. Mereka memborong produk masker di toko-toko maupun di situs ecommers untuk mencegah virus tersebut.

Imbas melonjaknya permintaan di pasar, akhirnya harga masker pun meroket tajam.

Dari penelusuran mediasulsel.com di beberapa market place e-commerce, harga tercatat paling tinggi yakni masker jenis N95 senilai Rp2,6 juta per pak yang berisi 20 masker, .

Dengan jenis yang sama beberapa pelapak lainnya menjual masker dengan harga yang bervariasi. Mulai dari Rp 500 hingga Rp 2,5 jutaan.

Sedangkan harga normal masker jenis N95 sebelum hantu virus corona menyebar hanya dibandrol sekitar Rp200.000 per pack.

para ahli pernapasan menyebut masker N95 justru kurang efektif dalam situasi ini. Kemampuan menyaring partikelnya memang sangat bagus, tetapi harus dibayar dengan kenyamanan yang sangat rendah. Jika dipakai dengan benar, masker ini dipastikan tidak akan terasa nyaman.

Sebelumnya banyak perawat dan dokter di china yang menggunakan masker jenis ini mengalami sejumlah luka diwajah akibat menggunakan masker selama berhari hari.

Selain kepanikan masyarakat tanah air, ternyata banyak masyarakat indonesia yang memborong masker untuk dikirim ke keluarganya yang berada di Hongkong dan China. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com