JAKARTA—Memperingati Hari Koperasi Nasional ke-78, PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), menegaskan dukungan nyata bagi koperasi yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan konsisten membina dan menguatkan koperasi agar mampu tumbuh mandiri dan berkelanjutan di berbagai daerah operasi.
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyebut koperasi punya peran besar dalam memberdayakan masyarakat agar mandiri secara ekonomi.
Menurutnya, dukungan tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga pendampingan agar koperasi benar-benar berkembang sesuai potensi lokal.
“Kami percaya koperasi adalah salah satu cara efektif membangun kemandirian masyarakat. Lewat program TJSL, kami berupaya mendampingi agar koperasi tidak sekadar berjalan, tapi juga belajar dan tumbuh berkelanjutan,” ujar Heppy, dalam keterangan tertulisnya kepada Mediasulsel.com, Minggu 13 (13/7/2025).
Salah satu contoh keberhasilan lahir di Desa Suntenjaya, Lembang, Kawasan Bandung Utara. Program Sentra Kopi Sejahterakan Petani (SEKOP SENI) bersama Koperasi Buana Walatra Sejahtera berhasil membangun ekosistem kopi dari hulu ke hilir. Produk Walatra Coffee kini sudah bersertifikat halal dan PIRT.
Sejak Oktober 2022, koperasi ini mencatat omzet hingga Rp110 juta dengan kontribusi Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp13,2 juta per tahun. Anggota juga mendapat tambahan penghasilan rata-rata Rp1 juta per bulan dari produksi, jasa barista, hingga penjualan.
Di Semarang, Jawa Tengah, koperasi Trengginas Jaya Abadi turut menggerakkan ekonomi warga lewat Program Mangunharjo Mandiri Sejahtera (MAMI SERA).
Koperasi ini mengelola lima unit usaha yang menghubungkan petani tambak, petani sawah, dan pelaku UMKM. Produk olahan unggulannya seperti abon ikan bandeng dan amplang memberi nilai tambah yang signifikan bagi anggota.
Di Pasuruan, Koperasi Produsen Lesung Gemilang Sejahtera aktif mengelola kawasan hutan sosial di Desa Tambak Sari, Kecamatan Purwodadi.
Selain menanam kopi dan alpukat, koperasi ini juga mengembangkan kawasan wisata religi dan mendukung UMKM di sekitar lereng Gunung Arjuno.
Dukungan Pertamina Patra Niaga juga menjangkau wilayah Indonesia Timur. Di Gorontalo, Koperasi Konsumen Tenda Siaga Bencana hadir membantu penyediaan logistik pangan saat bencana. Kegiatan ini jadi bagian dari program Kawasan Tanggap Bencana di Kelurahan Tenda.
Heppy optimistis koperasi binaan akan terus menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang kuat, mandiri, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Sejalan dengan tema Hari Koperasi ke-78, Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur, Pertamina Patra Niaga yakin koperasi mampu jadi kekuatan bersama untuk membangun masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan.
Melalui seluruh inisiatif TJSL, Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendorong lahirnya koperasi yang inklusif, terintegrasi, dan berbasis potensi daerah. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan pada prinsip keberlanjutan dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta aspek Environmental, Social, and Governance (ESG). (*)














