Isoter KM Umsini akan Segera Berakhir
Masa Bakti KM Umsini untuk turut serta mensukseskan pengendalian Covid 19 di Kota Makassar melalui perannya sebagai lokasi Isolasi Apung Terintregasi (Isoter) Makassar Recover akan segera berakhir di bulan September 2021 ini.

MAKASSAR—Masa Bakti KM Umsini untuk turut serta mensukseskan pengendalian Covid 19 di Kota Makassar melalui perannya sebagai lokasi Isolasi Apung Terintregasi (Isoter) Makassar Recover akan segera berakhir di  bulan September 2021 ini.

Kepala Cabang PT. Pelni Makassar, Sadikin, saat dikunjungi Mediasulsel.com di kantornya Jl. Sam Ratulangi Makassar, Jumat (10/9/2021) menuturkan, penggunaan KM Umsini sebagai Isoter didasarkan pada Perjanjian antara Menteri Perhubungan, Pemerintah Kota Makassar dan PT Pelni sendiri, dengan nilai kontrak Rp1,5 Miliar terhitung mulai 2 Agustus dan berakhir tanggal 1 September 2021.

Lebih lanjut menurut Sadikin, karena masih dibutuhkan penggunaannya oleh Pemerintah Kota Makassar, sehingga diperpanjang lagi hingga 21 September 2021, namun untuk penggunaan bulan kedua ini atas permintaan Pemerintah Kota Makassar, PT. Pelni  menyetujui untuk menggratiskannya.

Menurut Sodikin, KM Umsini ini di datangkan untuk isolasi terapung para pasien yang terkena Covid-19 dengan perjanjian bersama antara Menteri Perhubungan, Pemerintah kota Makassar dan PT Pelni sendiri.

“14 hari sebelum digunakan untuk Isoter, KM Umsini sudah merapat di kota Makassar, dan digunakan untuk Isoter mulai tanggal 1 Agusus 2021, melihat tingkat Pasien Covid-19 yang menurun, pemerintah kota Makassar mengajukan penggunaan KM Umsini didiskon. Jadi tertanggal 2 September 2021 KM Umsini tidak ada pembayaran dan akan berakhir masa penggunaannya di akhir bulan Septeber ini,” tutur Sadikin.

Pada kondisi normal, menurut Sadikin KM Umsini dapat memuat 800 orang penumpang, namun untuk data hari ini (10/9/2021;red) di atas KM Umsini sisa 27 orang dengan 14 laki-laki dan 13 perempuan.

“Jadi jika melihat perekembangan positip penanganan Covid 19 di kota Makassar, kemungkinan peran KM Umsini sebagai Isoter akan berakhir pada akhir September ini, selanjutnya KM Umsini akan dilakukan sterilisasi untuk selanjutnya akan beroperasional seperti biasa,” terang Sadikin lagi.

Sementara itu, Juru Bicara Isoter KM Umsini Hani melalui saluran telepon menjealskan, bahwa KM Umsini sampai saat ini masih di perpanjang masa kontraknya dan untuk di bulan depan belum ada kepastian, karena masih akan melihat situasi Covid di Makassar.

“Betul kontrak pertama berakhir pada 2 September 2021, dan saat ini seudah diperpanjang hingga akhir bulan ini.Untuk bagaimana bulan depan, masih belum bisa kami berikan gambaran, karena kita masih harus melihat tingkat penyebaran covid-19 dulu di masyarakat Makassar,” jelas Heni.

Terkait besarnya kontrak pada bulan kedua, Heni mengaku belum tahu pasti, namun menurutnya ada kemungkinan nilai kontraknya sama dengan bulan pertama.

Untuk diketahui sehari sebelumnya, tepatnya Kamis (9/9/2021), Wali Kota Makassar Moch. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto telah menyampaikan, penggunaan KM Umsini sebagai lokasi Isolasi Apung Terintregasi rencananya akan ditutup pada 15 September 2021, karena sudah tidak efektif lagi dan jumlah pasien yang menurun terus.

“Ini kan menurun terus, sisa 20. Tidak efektif lagi untuk itu dan tentunya kita terima kasih sekali dengan hadirnya Umsini,” tutur Danny.

Ia menyebutkan, KM Umsini berhasil sebagai tempat pasien Covid-19 untuk melakukan isolasi. Ia mengatakan Isolasi apung sebagai simbol dan sebagai ukuran penurunan pandemi Covid-19 di Makassar. (70n/464ys)