SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak cepat mengantisipasi panen raya yang diperkirakan dimulai dalam 10 hari ke depan. Bahkan, rapat koordinasi digelar hingga dini hari bersama Perum Bulog untuk memastikan seluruh gabah petani terserap dengan baik selama musim panen Agustus–September 2026.
Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Rabu dini hari (29/7/2026), dipimpin langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Wakil Pemimpin Wilayah (Wapimwil) Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), Karmila Hasmin Marunta.
Agenda utama pembahasan adalah kesiapan Bulog dalam menyerap gabah hasil panen petani Sidrap, sehingga petani memperoleh kepastian pasar sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat produsen.
Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidrap terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar hasil panen petani tidak terkendala dalam pemasaran.
“Sidrap merupakan salah satu daerah penyangga pangan nasional. Karena itu, kami ingin memastikan setiap butir gabah hasil kerja keras petani memiliki kepastian pasar dan memberikan nilai yang layak bagi mereka,” ujar Syaharuddin.
Ia menilai kepastian penyerapan gabah menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga semangat petani dalam meningkatkan produksi sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Wapimwil Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Karmila Hasmin Marunta, memastikan Bulog siap membeli seluruh gabah petani Sidrap yang memenuhi ketentuan selama musim panen berlangsung.
“Kami siap membeli produk gabah dari Kabupaten Sidrap. Seluruh gabah yang diserap akan kami tampung dan dimasukkan ke gudang-gudang Bulog sebagai bagian dari penguatan cadangan pangan pemerintah,” tegasnya.
Komitmen tersebut disambut positif karena memberikan kepastian bagi petani yang dalam waktu dekat memasuki masa panen raya. Sinergi antara Pemkab Sidrap dan Bulog diharapkan mampu menjaga stabilitas harga gabah, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Ekonomi Setda Sidrap Haris Halimin, Pemimpin Cabang (Pimca) Perum Bulog Sidrap, Wakil Pemimpin Cabang (Wapimca) Bulog Sidrap, serta para kepala gudang Bulog. Kehadiran jajaran Bulog menegaskan kesiapan menyukseskan proses penyerapan gabah secara cepat, optimal, dan tepat sasaran selama puncak panen Agustus hingga September 2026.
Jika diinginkan, Optimalkan naskah ini dengan gaya khas mediasulsel.com, Buat lead yang lebih kuat dan berorientasi pada dampak bagi petani serta ketahanan pangan nasional. (4dy/4dv)













