SIDRAP—Di tengah riuh tepuk tangan dan sorak penonton, kemenangan pasangan Dev Walet dan Dce bukan sekadar soal kartu terbaik di meja domino. Lebih dari itu, kemenangan mereka di Turnamen Domino Nene Mallomo Bupati Cup II 2026 menjadi cerita kebanggaan warga kampung yang akhirnya berdiri di puncak.
Pasangan asal Sidrap Timur itu keluar sebagai juara pertama setelah menumbangkan duet tangguh Sahabuddin dan Lana dari Parepare dalam laga final yang berlangsung sengit, 11–12 April 2026.
Bagi masyarakat Sidrap Timur, kemenangan ini terasa dekat dan personal. Dev Walet dan Dce bukan nama besar dari luar daerah, melainkan representasi warga lokal yang tumbuh dan berjuang dari lingkungan sendiri.
Turnamen ini sendiri bukan sekadar ajang adu strategi domino. Ribuan orang datang, berkumpul, dan berinteraksi, menghadirkan denyut ekonomi bagi warga sekitar. Mulai dari pedagang kecil hingga pelaku usaha lokal ikut merasakan dampaknya.
“Ajang ini tidak hanya olahraga rekreasi, tetapi juga memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.
Dengan total lebih dari 3.000 peserta dari berbagai provinsi, suasana kompetisi terasa seperti perayaan besar. Sidrap Timur bahkan mencatatkan diri sebagai “The Best Gardu” lokal dengan 103 tim—menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dari daerah tersebut.
Di balik gemerlap turnamen yang turut didukung Higgs Games Island (HGI) ini, panitia juga memastikan kenyamanan peserta dan pengunjung. Fasilitas pertandingan, layanan medis, hingga pemeriksaan kesehatan gratis disiapkan untuk menjaga semua tetap aman.
Bagi Dev Walet dan Dce, kemenangan ini bukan hanya soal hadiah Rp60 juta. Ini adalah bukti bahwa dari kampung sendiri, dengan kerja sama dan ketekunan, mereka bisa mengalahkan siapa saja.
Sementara itu, Sahabuddin dan Lana harus puas di posisi kedua dengan Rp40 juta. Posisi ketiga diraih pasangan asal Bulukumba, A. Sasil dan A. Khutbah, disusul Herul dan Usman dari Polman di posisi keempat.
Turnamen ini pun meninggalkan satu pesan kuat: di meja domino, yang menang bukan hanya soal kartu, tapi juga cerita—tentang kebersamaan, harapan, dan kebanggaan daerah. (Ag4ys)













