JENEPONTO – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat lanjut usia (lansia) di Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, terus diperkuat. Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar pelatihan dan pendampingan kader Baruga SIPAKATAU Kesehatan Lansia melalui program Minggu Asik Bersama Lansia, Minggu (12/7/2026).
Program ini difokuskan pada penguatan kapasitas kader agar mampu memimpin dan mengelola kegiatan senam lansia secara mandiri dan berkelanjutan di tingkat desa. Langkah tersebut dinilai penting mengingat peran kader sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Dalam pelatihan tersebut, para kader dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai teknik gerakan senam yang aman sesuai kondisi fisik lansia. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran terkait metode memandu senam serta cara memberikan pendampingan yang tepat selama kegiatan berlangsung.
Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS menilai aktivitas fisik rutin menjadi salah satu kunci menjaga kesehatan lansia. Senam tidak hanya berfungsi meningkatkan kebugaran tubuh, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan, mengurangi risiko penyakit tidak menular, serta mendukung kesehatan mental melalui interaksi sosial yang lebih aktif.
Ketua Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS mengatakan kader memiliki posisi strategis dalam mendorong perubahan perilaku hidup sehat di lingkungan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam memastikan program kesehatan lansia dapat berjalan secara konsisten.
“Melalui pelatihan ini kami ingin melahirkan kader yang mampu menjadi fasilitator kesehatan bagi para lansia. Mereka diharapkan dapat mengajak dan mendampingi lansia untuk rutin berolahraga sehingga kesehatan tetap terjaga dan program ini terus berlanjut,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung interaktif. Para kader tidak hanya menerima materi, tetapi juga langsung mempraktikkan gerakan senam serta simulasi memimpin kegiatan. Pendekatan praktik lapangan tersebut dilakukan agar kader lebih siap ketika menjalankan program secara mandiri di tengah masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Kader aktif mengikuti setiap sesi pelatihan dan menunjukkan komitmen untuk mengembangkan kegiatan senam lansia sebagai agenda rutin di Desa Beroanging.
Keberadaan Baruga SIPAKATAU Kesehatan Lansia diharapkan menjadi ruang pemberdayaan yang mampu mendorong terciptanya lingkungan yang lebih ramah bagi lansia. Program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa kesehatan di usia lanjut membutuhkan dukungan bersama dari keluarga, kader, dan pemerintah desa.
Melalui program tersebut, Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS UNM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak langsung terhadap peningkatan derajat kesehatan warga, khususnya kelompok lansia di Desa Beroanging. (MP/Ag4ys)
Citizen Reporter: Nur Ashilah Apriliani (Mahasiswa FIKK UNM)













