MAKASSAR – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Sulsel Dr Fitriah Zainuddin menghadiri kegiatan pendampingan dan Mentoring Pelaksanaan Pengarusutamaan gender (PUG) bagi perangkat daerah di Kabupaten Wajo kemarin.

Kadis DP3A Dalduk KB Sulsel mengatakan PUG merupakan strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan menjadi suatu dimensi integral dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evalusi atas kebijakan program dan kegiatan pembangunan, perencanaan dan penganggaran yang tepat.

“Dasar pelaksanaan PUG adalah Instruksi Presiden RI Nomor 9 tahun 2000 tentang Pengarusutaman Gender Dalam Pembangunan Nasional yang kemudian ditindaklanjuti dengan Permendagri 15/2008 yang diperbarui melalui Permendagri 67/2011 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan PUG di Daerah, sehingga dapat kita lihat bahwa usia PUG saat ini di Indonesia sudah genap 20 tahun namun masih terdapat berbagai hambatan dalam pelaksanaannya,”Ungkapnya.

Ia menjelaskan target PUG adalah mewujudkan Pembangunan Indonesia yang adil dan setara bagi semua, baik laki-laki, perempuan, anak, lansia, disabilitas dan kelompok rentan lainnya.

“Pelaksanaan PUG harus terintegrasi didalam semua kebijakan, program dan seluruh kegiatan yang ada di setiap Kementerian, Lembaga serta Pemerintah Daerah.”Jelasnya.

Kadis DP3A Dalduk KB) Sulsel Dr Fitriah Zainuddin lebih jauh mengaku Anugerah Parahita Ekapraya (APE) adalah penghargaan tertinggi bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dari Pemerintah Republik Indonesia yang di berikan kepada Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

“Provinsi Sulawesi Selatan telah berhasil meraih beberapa kali kategori Utama dalam Evaluasi APE dan pada Tahun 2018 yang lalu berhasil meraih predikat tertinggi yaitu Mentor, dimana Sulawesi Selatan menjadi satu-satunya Provinsi diluar Jawa yang berhasil meraih.”Pungkasnya.

Lanjutnya Ia berharap pendampingan dan mentoring yang dilakukan kepada tiga daerah ini yaitu Bone, Soppeng dan Wajo akan semakin meningkatkan predikat APE.

“Jadi pendampingan APE ini melibatkan beberapa dinas terkait mulai dari Bappeda,PMD,inspektorat serta DP3A Dalduk KB Sulsel yang diharapkan dapat melakukan persiapan dan mengikuti indikator yang ditetapkan sehingga penilaian APE dikabupaten kota dapat semakin meningkat,”Ucapnya.

Kadis DP3A Dalduk KB berharap dengan segala upaya yang dilakukan APE Kategori tertinggi yang telah diraih Provinsi Sulsel dapat terus ditingkatkan.

“Kita berharap prestasi yang telah diraih Provinsi dapat terus dipertahkan dan semua kabupaten kota di Sulsel medapatkan APE kategori Mentor,”Tutupnya. [*]