MAKASSAR – Dinas Perindustrian Sulsel menggelar Workshop baju karnaval yang merupakan rangkaian dari gelaran Fashion Carnaval Silk Of South Sulawesi yang akan digelar pada oktober mendatang.
Sekitar 50 peserta dari berbagai instansi pemerintahan, swasta, mahasiwa dan umum mengikuti Workshop Fashion Carnaval yang diselenggarakan di hotel Grand Asia Makassar dari tanggal 17 – 19 September 2018.
Kepala dinas perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil saat ditemui wartawan, mengaku takjub dengan hasil karya para peserta worksop pembuatan baju karnaval.
“Ini merupakan hal yang luar biasa, pembelajaran untuk para desainer Sul-sel agar bisa lebih baik kedepannya dalam menciptakan baju karnaval yang tentunya memiliki nilai budaya Sulawesi selatan, ” Ungkap kepala dina perindustrian, Ahmadi Akil”.
Selain itu, Ahmadi Akil juga mengapresiasi hasil karya para peserta workshop yang bisa menyelesaikan sebuah kostum dalam waktu yang singkat.
“Luar biasa, para peserta bisa menyelesaikan Kostumnya dalam waktu 3 hari, yang menurut trainer kostum itu biasanya dibuat dalam waku 5-7 hari. Kedepan kita berharap, para desainer ini bisa menciptakan karya yang spektakuler yang bisa dibawa ke kanca nasional maupun Internasional,” Tutup Ahmadi Akil.
Sementara itu Trainer workshop fashion carnaval, Fajar Andhika yang juga ouner djang Production juga mengatakan, peserta workshop sangat antusias dan serius selama tiga hari ini, sehingga peserta bisa menyelesaikan kostum karnaval dengan baik.
“Para peserta sangat antusias dan cepat menangkap apa yang kami berikan, ini terbukti dengan terwujudnya karya yang tadinya hanya sebuah gambar dan kini bisa dilihat secara nyata,” ungkap Fajar.
Puluhan peserta workshop ini terbagi atas lima kelompok yang masing masing kelompok membuat kostum berdasrkan hasil undian yang dilakukan pada hari pertama workshop. Dari kolompok tersebut terciptalah 5 kostum yang menggambarkan Sulsel yakni, ayam jantan, toraja, kapal phinisi, kupu-kupu dan kekayaan alam sulsel. [4ld]














