MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Perindustrian sulsel telah mengikuti festival tahunan bertema Indonesia, namanya Tong Tong Fair (TTF). yang digelar di lapangan Maliveld, kota Den Haag, Belanda, sejak 23 Mei hingga 2 Juni 2019.
Pada rangkaian kegiatan itu telah dilaksanakan pertemuan dengan pengusaha atau investor belanda dengan importir Sulsel dan telah disepakati kerjasama dibeberapa bidang.
Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil mengatakan, kegiatan TTF yang telah berlansung selama 61 tahun, menjadi kesempatan mempromosikan potensi Indonesia khususnya Sulsel.
“Pada rangkaian kegiatan TTF telah dilaksanakan pertemuan bisnis atau Be To Be antara pengusaha atau investor belanda dengan importir Sulsel’
“Termasuk dari sumatera utara yang difasilitasi oleh kedutaan besar republik indonesia (KBRI) dengan mempromosikan potensi daerah,” kata Ahmadi Akil.
“Di pertemuan itu, investor Belanda sangat merespon baik potensi Sulsel sehingga telah terjadi kesepakatan kerjasama khususnya untuk kopi toraja, dan selanjutnya akan melakukan kunjungan ke Sulsel untuk melihat lansung,” paparnya.
Ahmadi lebih jauh mengaku, sektor lainnya yang diminati investor Belanda untuk bekerja yaitu fanili serta furniture yang mempunyai ciri khas tersendiri.
“Hasil perkebunan Sulsel seperti fanili, coklat, termasuk yang diminati investor belanda untuk dikerjasamakan,” kata Ahmadi.
Kehadiran provinsi Sulsel untuk pertama kalinya pada kegiatan TFF menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung, terbukti dengan banyaknya yang mengunjungi stand milik pemprov sulsel yang bernuasa Toraja.
“Beberapa barang yang dibawa dari sulsel diminati pengunjung seperti sutera, serta makanan khas lainnya,” tutupnya. (UDN)













