Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo
Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo.

MAKASSAR—Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo menegaskan, Meski ditengah pandemi Covid-19, produksi pertanian khususnya padi di Sulsel sangat baik.

“Produksi pertanian kita khususnya padi cukup tinggi dilihat dari hasil triwulan pertama tahun 2021 ini, sehingga kita berharap di triwulan kedua ini bisa semakin meningkat, meski ditengah pandemi Covid-19,” ungkapnya Rabu (2/6/2021).

Ia menyebutkan sektor pertanian menjadi salah satu penyumbang pertumbuhan ekonomi Sulsel.

“Pandemi ini pasti ada pengaruhnya disektor pertanian, apa lagi semua mobilitas dibatasi, Namun semua bisa diantisipasi dengan baik, karena pertanian ini harus bisa terus jalan, karena dalam kondisi seperti ini ,kita bisa menunda membeli kendaraan, tapi untuk makan tidak bisa,” sebutnya.

Andi Ardin Tjatjo juga mengaku komuditi cabe yang menjadi salah satu penyebab inflasi bisa di antisipasi dengan baik.

“Inflasi karena cabe bisa kita kendalikan dengan baik, karena kami mengajak masyarakat untuk menanam cabe, minimal di pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” tuturnya.

Ia menambahkan, sejauh ini produksi pertanian di sulsel mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sulsel.

“Hasil Pertanian kita bisa mencukupi kebutuhan masyarakat kita di Sulsel bahkan sebagian di jual ke daerah lainnya,” tutupnya. (*)