Kadis Pertanian Sulsel Tanam Kacang Ijo bersama Bupati Pangkep
Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo bersama Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) dan unsur Forkopimda ikut menanam kacang ijo di desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kamis (10/6/2021) kemarin.

PANGKEP—Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo bersama Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) dan unsur Forkopimda ikut menanam kacang ijo di desa Parenreng, Kecamatan Segeri, Kamis (10/6/2021) kemarin.

Kegiatan ini menjadi langkah dalam gerakan tanam kacang ijo yang di gagas Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, untuk semakin meningkatkan produksi Kacang ijo di sulsel.

Andi Ardin Tjatjo mengatakan, Kabupaten Pangkep adalah salah satu daerah penghasil kacang ijo terbesar di Sulawesi Selatan.

“Kacang ijo menjadi varietas utama pilihan petani, karena banyaknya permintaan pasar, khususnya dari negara Asia,” ungkapnya, Jumat (11/6/2021).

Dikatakan, permintaan ekspor sektor pertanian sangat besar termasuk untuk kacang ijo.

“Seperti negara tetangga Asia yang selalu membutuhkan permintaan ekspor untuk bahan pangan. Kita harus tau sektor pertanian adalah sektor yang bertumbuh dan akan kedepannya membawa Indonesia ke peningkatan ekonomi yang signifikan,” sebutnya.

Ia sengaja mengajak jajarannya turun langsung menanam kacang ijo, karena berbeda dengan pelatihan yang digelar di kantor.

“Ini menjadi contoh untuk bersama-sama hadir dalam mensukseskan gerakan menanam kacang ijo di kabupaten pangkep, Dan tentu akan terus di sosialisasikan ke daerah lainnya di sulsel,” tuturnya.

Andi Tjatjo menambahkan, tujuan ekspor kacang hijau Sulsel diantaranya Filipina, Taiwan maupun Jepang.

“Ekspor paling banyak dan senang dengan kacang hijau sulsel yaitu negara filipina, cina, taiwan serta jepang,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan, pemerintah terus berupaya meningkatkan pertanian di Pangkep. Olehnya itu, ia menjalin kerjasama dengan berbagai pihak demi peningkatan pertanian.

Mantan ketua DPRD Pangkep itu berharap, agar para petani menyerap ilmu jika ada pelatihan.

Ia juga mengapresiasi penyuluh dalam mendampingi petani. “Sebab, jika pertanian meningkat tentu kesejahteraan petani juga ikut meningkat. Dan itu yang menjadi harapan kita semua,” ujar MYL. (*)