Menko PMK Dorong Pemberdayaan Petani Rumput Laut di Bulukumba
Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel terus menggenjot peningkatan produksi kacang hijau Di sulsel, salah satunya dengan melakukan gerakan tanam kacang hijau dikabupaten Pangkep.

MAKASSAR—Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel terus menggenjot peningkatan produksi kacang hijau Di sulsel, salah satunya dengan melakukan gerakan tanam kacang hijau di kabupaten Pangkep.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Sulsel, Andi Ardin Tjatjo Mengaku permintaan kacang hijau baik untuk ekspor maupun dalam negeri sangat besar.

“Gerakan penanaman kacang hijau ini, sangat penting Kita lakukan karena permintaan ekspor sangat tinggi termasuk untuk kebutuhan dalam negeri, Dimana secara nasional jumlah produksi 235 ribu ton sementara kebutuhan sekitar 305 ribu ton,” ungkapnya, Jumat (11/6/2021).

Ia menyebutkan, permintaan kacang hijau yang banyak bukan hanya digunakan untuk konsumsi sayur, tapi juga untuk industri makanan dan minuman.

“Kita ingin provinsi sulsel meningkatkan produksi kacang hijau untuk memenuhi kebutuhan ekspor, Karena permintaan bukan hanya untuk konsumsi sayur, tapi banyak juga untuk industri makanan dan minuman termasuk dalam bentuk tepung,” sebutnya.

Andi Ardin Tjatjo juga mengaku Kabupaten Pangkep merupakan salah satu daerah di sulsel yang sangat potensi penghasil kacang hijau.

“Daerah Pangkep merupakan salah satu yang potensial penanaman kacang hijau dengan luas sekitar 400 hektar, Kami bersama pak bupati pangkep dan forkopimda Pangkep terus Memaksimalkan ini,” tuturnya.

Menurutnya, gerakan penanaman kacang hijau merupakan bagian dalam meningkatkan gisi keluarga dan mencegah stunting.

“Manfaat kacang hijau ini sangat banyak, Jadi gerakan ini menjadi bagian meningkatkan gisi keluarga dan mencegah stunting khususnya bagi ibu hamil dan anak berusia lima tahun kebawah,” jelasnya.

Ia menambahkan negara tujuan ekspor kacang hijau sulsel diantaranya Filipina, Taiwan maupun jepang.

“Ekspor paling banyak dan senang dengan kacang hijau sulsel yaitu negara filipina, cina, taiwan serta jepang,” tambahnya.

“Daerah potensial lainnya untuk penanaman kacang hijau yaitu kabupaten takalar juga wajo dan soppeng, Kita ingin mensosialisasikan lebih besar lagi untuk ketahanan pangan dan gisi keluarga serta kebutuhan ekspor,” tutupnya. (*)