MAKASSAR—Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar, Muhyiddin, menjadi salah satu narasumber dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kebijakan Pendidikan Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Senin, 11 November 2024 lalu.
Hal ini disampaikan langsung oleh Muhyiddin kepada Mediasulsel.com pada Selasa (17/12/2024). Dalam kesempatan tersebut, Muhyiddin berbagi berbagai program strategis yang tengah dijalankan oleh Pemkot Makassar di bidang pendidikan.
Selain Muhyiddin, hadir pula sejumlah narasumber lainnya, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi D.I. Yogyakarta, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan.
Muhyiddin mengungkapkan bahwa dalam forum tersebut, dia memaparkan salah satu program unggulan Pemkot Makassar, yakni Revolusi Pendidikan, yang mencakup 18 poin utama.
Salah satu fokus utama dari program ini adalah Semua Harus Sekolah, yang bertujuan untuk memastikan setiap anak di Makassar mendapatkan hak belajar 9 tahun dan menurunkan angka putus sekolah.
“Program ini menjadi prioritas kami untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan. Kami berupaya menurunkan angka putus sekolah melalui berbagai kebijakan yang mendukung akses pendidikan yang lebih merata,” ujar Muhyiddin.
Selain itu, Muhyiddin juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Makassar berjalan lancar berkat koordinasi yang baik antar instansi terkait.
“Kami bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang berperan besar dalam mendukung kelancaran proses pendaftaran siswa,” tambahnya.
Kadisdik Makassar ini juga menekankan komitmen Pemkot Makassar dalam menerapkan pendidikan inklusif untuk memberikan akses pendidikan yang setara bagi anak-anak penyandang disabilitas.
“Kami telah memetakan anak-anak dengan disabilitas di seluruh jenjang sekolah, mulai dari TK hingga SMP, untuk memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang layak,” jelasnya.
Dengan berbagai kebijakan dan program inovatif ini, Pemkot Makassar berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak. (*/4dv)













