PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Negara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan KerjaTak Cukup dengan Belasungkawa, Persit Pomdam XIV/Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Asrama MattoanginAngka Kematian Anak Melonjak di Tepi Barat Akibat Serangan Israel yang KejiMakassar Pamerkan Urban Farming dan Lontara+ di Forum Kota Sehat Dunia di SydneyRibuan Jamaah Padati Maulid Nabi 1448 H di Jeneponto, Paris Yasir Hadir Bersama MasyarakatTiga Pihak Klaim Lahan, Pembebasan Tanah Jembatan Kembar Barombong TerkendalaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Negara Kaya, Rakyat Berebut Lowongan KerjaTak Cukup dengan Belasungkawa, Persit Pomdam XIV/Hasanuddin Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran Asrama MattoanginAngka Kematian Anak Melonjak di Tepi Barat Akibat Serangan Israel yang KejiMakassar Pamerkan Urban Farming dan Lontara+ di Forum Kota Sehat Dunia di SydneyRibuan Jamaah Padati Maulid Nabi 1448 H di Jeneponto, Paris Yasir Hadir Bersama MasyarakatTiga Pihak Klaim Lahan, Pembebasan Tanah Jembatan Kembar Barombong Terkendala
Makassar

Kadishub Sulsel Tegaskan Operasi Penertiban “Pak Ogah” Intens dilakukan untuk Merespon Keresahan Warga

488
×

Kadishub Sulsel Tegaskan Operasi Penertiban “Pak Ogah” Intens dilakukan untuk Merespon Keresahan Warga

Sebarkan artikel ini
Kadishub Sulsel Tegaskan Operasi Penertiban "Pak Ogah" Intens dilakukan untuk Merespon Keresahan Warga
Tim terpadu yang terdiri dari unsur Satpol PP dan Dinas Perhubungan Sulsel, Dinas Perhubungan Kota Makassar serta DEN POM XIV HSN melakukan penyisiran 'Pak Ogah' di beberapa jalan protokol.

MAKASSAR—Keberadaan para pengatur lalu lintas ilegal (Pak Ogah) kerap meresahkan warga, khususnya para pengguna jalan. Bukannya membantu melancarkan arus lalu lintas, namun jasanya membantu kendaraan saat menyeberang dan berbelok dengan mengharapkan imbalan, sering memacetkan jalan.

Mengatasi persoalan ini, tim terpadu intens turun ke jalan untuk melakukan penertiban. Seperti aksi yang digelar pada hari Selasa (9/3/2021).

Tim terpadu yang terdiri dari unsur Satpol PP dan Dinas Perhubungan Sulsel, Dinas Perhubungan Kota Makassar serta DEN POM XIV HSN melakukan penyisiran ‘Pak Ogah’ di beberapa jalan protokol.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulsel, Abd Azis Bennu menjelaskan, pagi hari, tim mulai bergerak melakukan penertiban di Jalan Urip Sumiharjo.

Operasi penertiban kemudian berlanjut hingga ke Jalan Perintis Kemerdekaan. Ada empat ‘Pak Ogah’ yang terjaring.

“Jadi, dari hasil penertiban di Jalan Urip Sumiharjo dan Perintis Kemerdekaan, empat pengatur lalu lintas diamankan,” ungkap Abd Azis.

Aksi penertiban tidak berhenti disitu. Tim terpadu kembali bergerak ke sejumlah jalan protokol lainnya, yakni AP Pettarani dan Alauddin. Sebanyak 10 ‘Pak Ogah’ dijaring dalam aksi tersebut. “Jadi total yang terjaring sebanyak 14 orang,” jelas Abd Azis.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel Muh Arafah menjelaskan penertiban yang dilakukan sebagai bentuk respon dari keluhan masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan kehadiran Pak Ogah tersebut.

Selain itu, memang ada instruksi langsung dari pimpinan, yakni Plt Gubernur Sulsel yang meminta dilakukan penertiban terhadap pengatur lalu lintas ilegal di Makassar yang tumbuh subur.

“Jadi operasi penertiban ini intens dilakukan untuk merespon keresahan warga yang tidak nyaman dengan kehadiran para pengatur lalu lintas ilegal tersebut,” tandas Muhammad Arafah. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com