Kadiskop: Persaingan Dunia Usaha Semakin Ketat Menuntut Koperasi Bergerak Dinamis

MAKASSAR – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel Abd Malik Faisal,menilai secara kuantitas jumlah koperasi disulsel cukup banyak,tapi Secara kwalitas masih rendah.

Hal itu diungkap Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,pada acara Pengembangan Koperasi Primer dan Sekunder beberapa waktu yang lalu.

“Rendahnya Kwalitas Koperasi disulsel terbukti dari masih banyaknya yang tidak aktif atau tidak melakukan RAT yang merupakan kewajiban koperasi setiap tahun,yaitu sekitar 34 persen,Ungkap Abd Malik Faisal.

“Sinergitas 3 aspek yaitu kelembagaan yang kuat, usaha yang sehat dan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan menjadi kunci keberhasilan koperasi,yang harus mereka terapkan,Pungkasnya.

Abd Malik Faisal lebih jauh mengatakan,Program strategis pemerintah dalam rangka membangun koperasi,melalui pendekatan perubahan paradigma dari kuantitas menjadi kualitas untuk mewujudkan peningkatan jumlah koperasi yg tidak aktif menjadi aktif.

“Perubahan Paradigma para pengurus koperasi dari kuantitas menjadi kualitas harus dilakukan untuk mewujudkan peningkatan jumlah koperasi yg tidak aktif menjadi aktif,serta persaingan terhadap dunia usaha yang semakin ketat menuntut koperasi bergerak dinamis menyikapi pasar,Lanjut Abd Malik.

Berita Lainnya

“Koperasi harus pandai melihat peluang dan melakukan prediksi dan penyesuaian terhadap perubahan,dengan semangat membangun koperasi yang lebih profesional.Tegasnya.

“Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel memfasilitasi beberapa kegiatan peningkatan SDM pengelola koperasi melalui pendidikan dan pelatihan, bimbingan teknis maupun kegiatan praktis yang bekerja sama dengan Dinas yang membidangi koperasi dan UKM Kab/Kota di Sulawesi Selatan.Tutupnya.

Sementara itu Panitia pelaksana kegiatan mengatakan,Pengembangan SDM pengurus perkoperasian terus dilakukan Salah satunya kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu Pengembangan Koperasi Primer dan Sekunder ydi 2 lokasi, yaitu pada tanggal 23 April 2019 di Kota Makassar dengan mengundang peserta dari Gowa,Maros dan Makassar sebanyak 50 orang, serta pada tanggal 29 April lalu di Kabupaten Pinrang,yang diikuti 50 orang peserta

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola koperasi,pengembangan kelembagaan dan usaha untuk mendorong partisipasi aktif anggota untuk membesarkan koperasinya. [*]

Berita Terkait