PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut KemitraanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut Kemitraan
Kesehatan

Kecanduan Video Game Ternyata Bisa Timbulkan Gangguan Jiwa

711
×

Kecanduan Video Game Ternyata Bisa Timbulkan Gangguan Jiwa

Sebarkan artikel ini

KESEHATAN – Organisasi Kesehatan Dunia , WHO akan mengakui kecanduan video game sebagai masalah kesehatan mental yang serius.

Dalam Klasifikasi Penyakit internasional, diagnostik manual yang akan diterbitkan tahun depan, badan kesehatan PBB menetapkan gangguan kejiwaan yang disebabkan kecanduan main video game dapat menyebabkan “kerusakan besar” pada kehidupan para pemain, termasuk dalam keluarga, pendidikan, pekerjaan dan hubungan dengan teman-teman.

Badan tersebut mengatakangangguan tersebut ditandai denganprioritas yang semakin meningkat pada permainan video, online dan offline, melebihi aspek kehidupan sehari-hari lainnya.

Gregory Harti, juru bicara WHO, mengatakan kepada CNN bahwa dimasukkannya penyakit ini ke dalam daftar “hanya untuk memberi deskripsi klinis, bukan usaha pencegahan dan pengobatan.”

Menurut sebuah laporan yang dirilis pada 2016 oleh industri video game, 63 persen keluarga Amerika punya seorang pencandu, yang rata-rata telah main video game selama 13 tahun.

Meningkatnya popularitas permainan video game menjadi kenyataan karena dalam tiga tahun terakhir, 50 perguruan tinggi Amerika membentuk tim game universitas, yang memberi beasiswa, para pelatih dan analisvideo game. [voa/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com