MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus berupaya mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayahnya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggandeng Indonesia In Your Hand, sebuah platform marketplace untuk trade, tourism dan investment berbasis aplikasi mobile, untuk memasarkan hasil produk UMKM unggulan yang ada di Sulsel di Sydney (Australia) dan Amsterdam (Belanda).
“Ini adalah salah satu cara menyiasati kesulitan ekspor produk yang selama ini dialami papa pelaku UMKM. Jadi ini sementara menjajaki kerja sama dengan satu lembaga yang fokus di bidang jasa, dimana mereka akan menjembatani produk Indonesia yang bisa tembus pasar dunia internasional,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel, Abdul Malik Faisal, Jumat (25/10/2019).
“Lembaga ini sering dikenal dengan Indonesia In Your Hand. Mereka akan buka cabang di Australia dan Belanda dengan nama South Sulawesi In Your Hand. Mereka akan menyediakan tempat untuk menampung semua produk-produk unggulan asal Sulsel di dua negara tersebut. Untuk sementara di dua negara tersebut dulu,” tambah Malik.
Saat ini, kata dia, pihaknya sedang mengatur waktu untuk mempertemukan Indonesia In Your Hand dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, guna meminta kesediaannya meresmikan atau melaunching secara simbolis kerja sama ini.
“Ini murni bisnis. Jadi semua produk Sulsel yang akan masuk ke sana difasilitasi Indonesia In Your Hand, kemudian hak dan kewajiban antara UMKM dan Indonesia In Your Han nantinya adalah dalam bentuk perhitungan fee. Yang menarik dari kerja sama ini. Pemprov Sulsel tak perlu mengeluarkan anggara, karena semua diurus oleh mereka,” terangnya.
Untuk jenis produk yang akan diekspor, Malik mengatakan, beberapa diantaranya seperti produk kriya (kerajinan tangan), sutera, kain tenun, dan komoditi agro.
“Kalau untuk komoditi agro itu seperti kopi dan cengkeh. Tapi tentunya harus yang berkualitas, karena sebelum produk-produk itu dikirim, akan dikurasi terlebih dahulu untuk memastikan bahwa kualitas produknya memang layak ekspor,” pungkasnya. [*]







