PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Jorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarAnies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Jorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarAnies datang, mesin politik 2029 mulai dipanaskan
Sulsel

Kepada Dewan Pendidikan Bone, Pj Gubernur Bahtiar Tekankan Jangan Ada Lagi Anak Putus Sekolah

951
×

Kepada Dewan Pendidikan Bone, Pj Gubernur Bahtiar Tekankan Jangan Ada Lagi Anak Putus Sekolah

Sebarkan artikel ini
Kepada Dewan Pendidikan Bone, Pj Gubernur Bahtiar Tekankan Jangan Ada Lagi Anak Putus Sekolah
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menerima audiensi Pengurus Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Bone, di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, 14 November 2023. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam tersebut, Bahtiar menekankan agar jangan ada lagi anak putus sekolah, khususnya di Kabupaten Bone.

MAKASSAR—Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menerima audiensi Pengurus Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Bone, di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, 14 November 2023. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam tersebut, Bahtiar menekankan agar jangan ada lagi anak putus sekolah, khususnya di Kabupaten Bone.

Dewan Pendidikan melaporkan tugas sebagai lembaga mandiri yang dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana, dan prasarana serta pengawasan pendidikan.

Persoalan yang disampaikan antara lain terkait kualitas tenaga pendidik, ruang belajar, implementasi Kurikulum Merdeka, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih stagnan di urutan 23 dari 24 kabupaten/kota, serta jumlah anak tidak sekolah yang masih tinggi, walaupun telah mengalami penurunan jumlah signifikan.

“Negara harus betul-betul hadir menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat, sehingga jangan lagi ada anak putus sekolah,” kata Bahtiar.

Kepada Dewan Pendidikan Bone, Pj Gubernur Bahtiar Tekankan Jangan Ada Lagi Anak Putus Sekolah
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menerima audiensi Pengurus Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Bone, di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa, 14 November 2023. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam tersebut, Bahtiar menekankan agar jangan ada lagi anak putus sekolah, khususnya di Kabupaten Bone.

Sementara, Wakil Ketua Dewan Pendidikan Bone, Dr Muhammad Jafar, mengungkapkan, dunia pendidikan di Bone saat ini masih sangat membutuhkan pembinaan, langkah-langkah konrit secara nyata. Termasuk anak tidak sekolah, yang jumlahnya mencapai 48 ribu anak.

“Anak tidak sekolah ini terbagi dua, ada yang pernah sekolah dan tidak. Itu banyak di daerah terpencil dan itu sudah menjadi tantangan buat kami semua, termasuk Dinas Pendidikan Bone, yang merupakan mitra kami,” kata Jafar.

Persoalan lainnya, ungkap Jafar, ada banyak sekolah SD yang hanya memiliki satu guru dengan status Pegawai Negeri. Selebihnya, guru honorer dengan gaji kecil, yang menjadi salah satu faktor rendahnya mutu pendidikan di Bone.

Anggota Dewan Pendidikan Bone Lainnya, Mastiawati, menambahkan, di Kampung  Bajo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, berjarak 6 Km dari daerah pelabuhan utama atau masih masuk kawasan kota, angka anak tidak sekolah tinggi.

“Untuk Suku Bajo, angka putus sekolah tinggi dan tingkat pendidikan rendah. Maka kami masuk, kami punya kelas jauh PKBM atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat sekalian juga dengan sekolah alam. Di sana kami ajari membaca,” ujarnya. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com