PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi Pegangan
News

Kepala BNN Ajak TNI Bersinergi Berantas Narkoba

454
×

Kepala BNN Ajak TNI Bersinergi Berantas Narkoba

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Kejahatan narkoba telah menyerang segala lini bangsa. Butuh upaya ekstra agar narkoba bisa ditangkal dan diberantas dengan lugas. Karena itulah sinergi antar lini menjadi hal mutlak agar bisa melemahkan bandar dengan cukup telak. Proteksi anak bangsa menjadi prioritas utama dari ancaman narkoba, sehingga segala kekuatan termasuk di dalamnya TNI dan Polri perlu lebih didayagunakan.

Kepala BNN RI, Drs. Budi Waseso memberikan sorotan, khususnya untuk jajaran TNI, yang dinilai sebagai salah satu lini vital yang bisa menanggulangi ancaman narkoba di republik ini. Menurutnya TNI memiliki kemampuan yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung gerakan penanggulangan narkoba.

“Saya sudah mengatakan pada Presiden agar ada payung hukum yang jelas sehingga TNI bisa dilibatkan dalam upaya pemberantasan”, imbuh Jenderal bintang tiga ini saat menjadi pembicara dalam kegiatan Tatap Muka Kepala BNN RI Dengan Jajaran TNI – Polri se-Malang Raya Dalam Rangka Sinergitas Program P4GN, di Markas Divisi Infanteri 2/Kostrad, Malang, Jawa Timur, Jumat (21/4).

Terkait upaya pemberantasan, saat ini kerja sama dengan TNI memang sudah cukup baik. Di hadapan 500 prajurit dari berbagai kesatuan, Buwas mengatakan bahwa berkat informasi TNI, pernah ada kasus yang akhirnya terbongkar dan bisa ditangani oleh BNN.

Selain pentingnya pelibatan TNI dalam pemberantasan, Kepala BNN juga mengatakan betapa pentingnya mengedepankan pencegahan. Karena itulah, dalam hal pencegahan TNI juga bisa berperan dengan maksimal.

“Langkah pencegahan bisa dilakukan sesuai sudut pandang TNI, ya misalkan memberikan edukasi pada generasi muda bangsa ini dengan pendekatan bahwa mencegah narkoba itu juga bagian dari bela negara”, jelas orang nomor satu di BNN ini.

Lantas ketika disinggung mengapa narkoba sulit ditanggulangi hingga tuntas, Kepala BNN mengatakan, saat ini tidak semua kalangan memahami persoalan narkoba. Ia menilai masih banyak yang menganggap enteng dan tidak begitu peduli. Karena itulah, ia mengajak seluruh jajaran baik TNI dan juga Polri yang hadir dalam kegiatan tatap muka ini agar memegang komitmen untuk menjadi garda terdepan dalam upaya menangkal ancaman narkoba.

Kepada para prajurit TNI dan anggota Polri yang hadir, Kepala BNN juga berpesan agar jangan sampai terlibat dalam narkoba, karena hal ini merupakan bentuk pengkhianatan pada negara.

Sementara itu, Kasdiv Kostrad, Syafrial mengatakan narkoba begitu mengancam karena telah merusak karakter dan potensi anak bangsa. Oleh karena itulah, bagi TNI, khususnya di jajaran Kostrad, sosialisasi ini menjadi hal yg sangat penting untuk dipahami dan dipedomani oleh prajurit.

Dalam kegiatan ini pula, bermacam respon positif yang muncul dari para prajurit, salah satunya ARM Rimoko, selaku Kasmen Armed 1 Divisi 2 Kostrad yang antusias dengan pelibatan TNI dalam upaya pemberantasan. Selain hal itu, ia juga mengungkapkan ide tentang pembangunan desa narkoba itu harus ditumbuhkembangkan dengan beragam parameter yang jelas sehingga memberikan dampak yang positif baik itu desanya hingga kotanya.

Test Urine

Sebagai bentuk deteksi dini penyalahgunaan narkoba dan komitmen yang kuat untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba di jajaran TNI-Polri maka dilakukan test urine yang diikuti oleh 500 prajurit dari berbagai kesatuan baik dari TNI maupun Polri. (Hmsbnn/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com