PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kades Beroanging Paparkan Keberlanjutan Baruga Sipakatau di Sarasehan Abdidaya Ormawa 2026 • ABUJAPI dan APSI Sulsel Kolaborasi Cetak Satpam Profesional 2027, Sertifikasi Dimulai November • Lurah Biring Romang Lantik Pengurus Baru GEMAS Setelah 13 Tahun Vakum • Appi Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Sulsel 2026–2031, AHY: Welcome to the Club! • Milad KAHMI ke-60 di Makassar, Aksa Mahmud hingga Tamsil Linrung Serukan Pengabdian untuk Bangsa • TP PKK Makassar Ajak Kader dan Masyarakat Gabung Koperasi Keluarga Sejahtera • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kades Beroanging Paparkan Keberlanjutan Baruga Sipakatau di Sarasehan Abdidaya Ormawa 2026 • ABUJAPI dan APSI Sulsel Kolaborasi Cetak Satpam Profesional 2027, Sertifikasi Dimulai November • Lurah Biring Romang Lantik Pengurus Baru GEMAS Setelah 13 Tahun Vakum • Appi Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Sulsel 2026–2031, AHY: Welcome to the Club! • Milad KAHMI ke-60 di Makassar, Aksa Mahmud hingga Tamsil Linrung Serukan Pengabdian untuk Bangsa • TP PKK Makassar Ajak Kader dan Masyarakat Gabung Koperasi Keluarga Sejahtera •
Sulsel

Kepala DP3A-Dalduk KB Sulsel: Perempuan komponen penting dalam proses pembangunan

484
×

Kepala DP3A-Dalduk KB Sulsel: Perempuan komponen penting dalam proses pembangunan

Sebarkan artikel ini
Kepala DP3A Dalduk KB Sulsel: Perempuan komponen penting dalam proses pembangunan
Hj. Fitriah Zainuddin, Kepala DP3A Dalduk KB Sulsel saat membuka kegiatan Workshop Kewirausahaan Kelompok Perempuan Rentan provinsi dan lintas kabupaten/kota se Sulsel, di hotel Grand Asia, Rabu (9/6/2021).

MAKASSAR—Perempuan merupakan salah satu komponen penting yang bisa dilibatkan dalam proses pembangunan. Ini kemukakan Kepala DP3A-Dalduk KB Sulsel saat membuka kegiatan Workshop Kewirausahaan Kelompok Perempuan Rentan Provinsi dan Lintas kabupaten/kota se Sulsel, berlangsung di hotel Grand Asia, Rabu (9/6/2021).

Hj Fitriah Zainuddin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB) menjelaskan, potensi kaum perempuan dalam kehidupan masyarakat masih belum mendapat porsi yang wajar, yang perlu disikapi secara arif dan bijaksana oleh pemerintah.

“Perempuan dari sisi kuantitas menempati urutan pertama dari komposisi warga masyarakat, ketidakberdayaan perempuan pada aspek ekonomi,sosial dan budaya dikarenakan keterbatasan akses, peran, kontrol dan partisipasi untuk mengolah potensi yang ada pada dirinya,” jelasnya.

Dikatakan, pemberdayaan perempuan sebagai rangkaian kegiatan dalam meningkatkan kemampuan dan skillnya terus dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kegiatan ini menjadi bagian dalam meningkatkan kemampuan kelompok perempuan rentan baik berupa pengetahuan, keterampilan,sikap dan hal-hal lain yang mampu meningkatkan peluang dan pemanfaatan potensi yang dimiliki perempuan didalam masyarakat,” kata Fitriah.

Pada rakornas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak beberapa waktu, terdapat lima arahan presiden yang menjadi perhatian dan isu strategis.

“Lima arahan presiden yang menjadi isu strategis yaitu, peningkatan pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan, peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan dan pengasuhan anak, penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak, penurunan pekerja anak serta pencegahan perkawinan anak,” Tuturnya.

Kegiatan ini, lanjut Fitriah, merupakan bagian dari kegiatan yang mendukung pencapaian prioritas pertama arahan presiden. Ini menjadi bagian dalam mendukung prioritas pertama arahan presiden yaitu peningkatan Pemberdayaan perempuan dan kewirausahaan dengan penguatan ekonomi keluarga yang didukung oleh perempuan baik sebagai ibu rumah tangga maupun meningkatkan kualitas hidup sebagai perempuan dan keluarganya.

“Pada pertemuan ini kita berharap dapat mengembangkan sumber daya lokal dan potensi daerah masing-masing, sehingga dapat bernilai ekonomi bagi kaum perempuan khususnya perempuan yang selama ini dikategorikan sebagai perempuan rentan yakni, korban kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), perempuan yang menjadi kepala keluarga, perempuan penyintas bencana, perempuan lansia dan sebagainya,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com