Sistem Unggul Melahirkan Kebijakan Adil
Tercatat dalam sejarah peradaban Islam, bagaimana sistem Islam mampu mewujudkan kesejahteraan di segala bidang tanpa batas. Fasilitas umum (fasum) dibangun dengan tujuan demi kemaslahatan seluruh masyarakat, tanpa diskriminasi.
Ditopang sistem ekonomi Islam, pembiayaan dan akad yang digunakan mampu menghasilkan struktur bangunan yang kokoh dan berkah. Menutup celah penyimpangan atau kecurangan, semisal korupsi.
Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah menjadi modal besar dalam mengelola negeri. SDA tersebut ada yang terkategori kepemilikan umum, adapula kepemilikan negara.
Instrumen sistem ekonomi Islam terkait harta umat dikelola di Baitulmal, baik pemasukan maupun pengeluarannya. Negara mengelola seluruh harta di Baitulmal sesuai syariat Islam.
Terkait KA yang merupakan fasum adalah tanggung jawab negara. Mulai dari pembiayaan, pembangunan, hingga dampaknya bagi seluruh rakyat. Para ahli diterjunkan untuk menganalisis urgennya fasum tersebut.
Jika tidak mendesak bagi rakyat, maka pembangunannya boleh ditunda. Namun, jika fasum tersebut menyebabkan kemudharatan atau bahaya jika tidak dibangun, maka negara wajib mengadakannya.
Selanjutnya jika saat itu kas Baitumal tidak mencukupi, maka opsi menarik pajak bagi orang kaya boleh dilakukan negara. Artinya, penarikan pajak bagi warga negara (hanya untuk orang kaya), adalah opsi terakhir. Bukan meminjam ke negara lain, apalagi jika pinjaman tersebut adalah utang ribawi. Naudzubillah!
Inilah sekelumit gambaran sistem Islam dalam hal pembangunan infrastruktur. Sistem yang dimaksud adalah sistem Islam yang menerapkan secara total aturan Allah dalam seluruh aspek kehidupan. Mulai dari perkara individu, masyarakat hingga negara.
Insyaallah dengan model sedemikian paripurna akan melahirkan kebijakan yang adil bagi semua, karena berasal dari zat Yang Mahaadil. Wallahualam bis Showab. (*)
Penulis: Dr. Suryani Syahrir, ST, MT (Dosen Teknik Sipil dan Pemerhati Sosial)
***
Disclaimer: Setiap opini/artikel/informasi/ maupun berupa teks, gambar, suara, video dan segala bentuk grafis yang disampaikan pembaca ataupun pengguna adalah tanggung jawab setiap individu, dan bukan tanggungjawab Mediasulsel.com.
















