LIPP: Fatmawati Tokoh Pengentas Buta Aksara Alquran di Sulsel

 

MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap, Hj. Fatmawati Rusdi mendapatkan penghargaan sebagai tokoh pengentas buta aksara Alquran di Sulsel.

Penghargaan diberikan, karena sejak 2014 Fatmawati dinilai berhasil membuat dan mampu menerapkan program melek Alquran di Kabupaten Sidrap.

Penilaian ini bersumber dari Lembaga Independen Pemantau Pembangunan (LIPP) yang digandeng oleh salah satu media di Sulsel untuk memberikan penghargaan kepada Fatmawati Rusdi.

Fatmawati dinilai mampu membuat dan mengimplementasikan program melek Alquran di Sidrap. Program melek Alquran ini bukan saja diperuntukkan bagi anak anak usia sekolah, namun semua usia bagi warga Sidrap umat Muslim.

“Program ini baik dan tergolong unik. Jadi usia muda dan tua tetap belajar mengaji dan mereka diajarkan untuk tidak malu meski usia mereka sudah bukan usia belajar,” ujar Ketua LIPP Fachruddin, Jumat (20/10/2017) di Makassar.

Program melek Alquran di Sidrap dilaksanakan di seluruh desa, kelurahan yang ada di Sidrap. Semua guru atau ustadnya disiapkan oleh Tim Penggerak PKK dan mereka tidak dipungut bayaran alias gratis.

Bagi warga yang bisa dan sudah mampu mengaji dan tamat Alquran akan diwisuda sebagaimana santri lainnya yang ada di Sidrap. Saat ini sudah ada 4.000 alumni program melek Alquran yang telah diwisuda di Sidrap melalui program melek Alquran tersebut.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, AGH. Sanusi Baco LC memberi apresiasinya terhadap program Melek Alquran yang ada di Sidrap.

“Program ini baik untuk masyarakat Muslim yang buta Alquran. Program ini baik untuk dunia dan Akhirat,” ujar Sanusi Baco.(*/464ys)

0 Comments

Komentar Anda

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Don't have account. Register

Lost Password

Register