BARRU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Desa Manuba Kecamatan Mallusetasi, Kab. Barru, menggelar dua program edukasi kesehatan di UPTD SMP Negeri Satap 26 Barru, Senin (20/7/2026). Melalui program SISI BESI (Siswi Sehat Bebas Anemia) dan SAPA Siswa (Siap Tanggap Pertolongan Awal), mahasiswa mendorong terciptanya generasi remaja yang sehat secara fisik maupun mental.
Program SISI BESI menyasar seluruh siswi kelas VII, VIII, dan IX dengan memberikan edukasi mengenai pencegahan anemia. Materi yang disampaikan meliputi pengertian anemia, penyebab dan gejalanya, dampak terhadap kesehatan dan prestasi belajar, hingga pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin.
Sementara itu, program SAPA Siswa diikuti seluruh siswa SMPN Satap 26 Barru. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada teman sebaya yang mengalami masalah psikologis melalui pendekatan Psychological First Aid (PFA) atau pertolongan pertama psikologis.
Pelaksanaan kedua program diawali dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Mahasiswa KKN-PK kemudian menyampaikan materi secara interaktif dengan metode yang mudah dipahami. Khusus pada program SAPA Siswa, peserta juga mengikuti sesi roleplay untuk mempraktikkan cara memberikan dukungan emosional kepada teman yang membutuhkan.
Kegiatan ditutup dengan post-test sebagai evaluasi terhadap peningkatan pemahaman siswa. Sepanjang pelaksanaan, peserta terlihat aktif berdiskusi, mengikuti simulasi, dan berbagi pengalaman terkait pentingnya menjaga kesehatan fisik maupun mental di lingkungan sekolah.
Penanggung jawab program mengatakan, kedua kegiatan tersebut dirancang untuk membangun kesadaran siswa bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga kesejahteraan psikologis.
“Melalui SISI BESI dan SAPA Siswa, diharapkan siswa tidak hanya memiliki pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga mampu saling memberikan dukungan secara emosional. Lingkungan sekolah yang sehat dan suportif menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan siswa,” ujarnya.
Pihak UPTD SMP Negeri Satap 26 Barru mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin yang menghadirkan edukasi kesehatan dengan pendekatan yang interaktif dan relevan dengan kebutuhan remaja.
Melalui dua program tersebut, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Desa Manuba berharap para siswa semakin memahami pentingnya mencegah anemia sejak usia remaja sekaligus memiliki kemampuan dasar memberikan dukungan psikologis kepada teman sebaya. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat, aman, suportif, dan peduli terhadap kesehatan mental, sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang lebih sehat, aktif, dan bebas anemia. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter : Jilwah Fatimah Iftah Minniah (Mahasiswa Psikologi Unhas)













