MAKASSAR—Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kota ini dinobatkan sebagai Kota Cerdas Indonesia 2017 dengan memboyong tiga penghargaan sekaligus: Rating Digital Government Readiness, Rating Kesiapan Integritas (Integration Readiness), dan Rating Pengembangan serta Pengelolaan Kota (Smarter Way).
Penghargaan bergengsi itu diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Ismail Hajiali, yang mewakili Wali Kota Makassar Danny Pomanto, pada malam penganugerahan Rating Kota Cerdas Indonesia (RKCI) 2017 di Gedung Dharnapala Kementerian Keuangan, Jakarta.
“Alhamdulillah, kota kita kembali berjaya di tingkat nasional. Penilaian RKCI ini menetapkan Makassar sebagai Kota Cerdas Indonesia 2017 dengan tiga kategori sekaligus,” tulis Ismail dalam pesan WhatsApp, Senin malam.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyerahkan langsung penghargaan tersebut, setelah sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka ajang dua tahunan ini di Istana Wapres, Jalan Kebon Sirih, Jakarta.
RKCI merupakan inisiatif Institut Teknologi Bandung yang didukung Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI). Program ini menilai 93 kota di Indonesia melalui survei dan pemetaan untuk mengukur sejauh mana pemerintah daerah mampu mengelola kota secara efisien, inovatif, dan berkelanjutan sesuai potensi masing-masing. Pertama kali digelar pada 2015, RKCI kini menjadi tolok ukur penting bagi pembangunan kota cerdas di tanah air.
Ismail menambahkan, capaian tersebut tak lepas dari implementasi program Makassar Sombere’ & Smart City yang terus menunjukkan hasil positif. “Tentu ini berkat kerja-kerja kita semua, pemerintah kota dan masyarakat tanpa terkecuali,” ujarnya.
Kota cerdas sendiri didefinisikan sebagai kota yang mampu mengelola sumber daya secara efektif dan efisien dengan solusi inovatif dan terintegrasi, sehingga pelayanan publik meningkat dan kualitas hidup warganya semakin baik. [*/4ld]













