PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliGubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungTawuran Aditarina Vs Bitowa Lama Pecah Dini Hari, Polisi Tembakkan Gas Air MataBBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliGubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungTawuran Aditarina Vs Bitowa Lama Pecah Dini Hari, Polisi Tembakkan Gas Air MataBBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?
Makassar

Melinda Aksa: Zero Waste Harus Dimulai dari Rumah, Bukan Sekadar Imbauan

1049
×

Melinda Aksa: Zero Waste Harus Dimulai dari Rumah, Bukan Sekadar Imbauan

Sebarkan artikel ini
Melinda Aksa: Zero Waste Harus Dimulai dari Rumah, Bukan Sekadar Imbauan
Upaya menjadikan Makassar sebagai kota bebas sampah terus bergerak maju. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mendorong sinergi lintas sektor dalam pengelolaan sampah yang lebih terukur, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi masyarakat.

MAKASSAR—Upaya menjadikan Makassar sebagai kota bebas sampah terus bergerak maju. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mendorong sinergi lintas sektor dalam pengelolaan sampah yang lebih terukur, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi masyarakat.

Hal ini ia sampaikan dalam audiensi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Dewan Lingkungan, pegiat lingkungan, perwakilan bank sampah, hingga pengelola TPS3R yang digelar belum lama ini. Pertemuan tersebut menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat arah kebijakan dan pelaksanaan program menuju Makassar Zero Waste.

Salah satu agenda penting yang dibahas adalah rencana pemindahan operasional Bank Sampah Hidup ke lokasi baru di Untia, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan daur ulang khususnya di permukiman padat.

Dalam forum tersebut, juga mengemuka aspirasi agar pengelolaan TPS3R ditempatkan langsung di bawah UPTD Bank Sampah agar pengelolaan lebih terintegrasi.

Melinda menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa lagi bergantung pada imbauan semata, melainkan membutuhkan regulasi yang tegas, sistem yang terukur, serta batas waktu pelaksanaan yang jelas. Menurutnya, perubahan perilaku harus dimulai dari rumah tangga dan komunitas, hingga ke pelaku usaha.

“Kita ingin pengelolaan sampah jadi bagian dari budaya hidup. Bukan sekadar program yang datang dan pergi. Semua pihak harus terlibat, termasuk sektor swasta,” ujar Melinda.

Ia juga menyoroti pentingnya menjadikan TPS3R Untia dan Sambung Jawa sebagai kawasan percontohan sistem pengelolaan sampah terpadu.

Sementara itu, kawasan Baruga akan difokuskan sebagai model wilayah zero waste, dengan dorongan kuat pada pemanfaatan limbah organik secara maksimal.

Salah satu solusi yang didorong adalah budidaya maggot untuk mengurai sampah organik. Melinda berharap DLH segera menyusun regulasi pengelolaan sampah di tempat-tempat komersial seperti restoran, hotel, dan pasar, sementara PKK siap memperkuat edukasi dan penyuluhan di lapangan.

Audiensi ini menjadi langkah awal pembentukan program kolaboratif antara DLH, PKK, serta berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan kota Makassar yang bersih, hijau, dan menjadi pelopor zero waste city di Indonesia. (70n/Ag4ys/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com