PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliGubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungTawuran Aditarina Vs Bitowa Lama Pecah Dini Hari, Polisi Tembakkan Gas Air MataBBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliGubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungTawuran Aditarina Vs Bitowa Lama Pecah Dini Hari, Polisi Tembakkan Gas Air MataBBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?
Balikpapan

Mendagri Tito Karnavian Minta Seluruh Wali Kota Contohi Sistem Digital Security Makassar

520
×

Mendagri Tito Karnavian Minta Seluruh Wali Kota Contohi Sistem Digital Security Makassar

Sebarkan artikel ini
Mendagri Tito Karnavian Minta Seluruh Wali Kota Contohi Sistem Digital Security Makassar

BALIKPAPAN—Kota Makassar kembali menjadi perhatian tingkat nasional khususnya lingkup seluruh Wali Kota se Indonesia.

Hal itu dikarenakan, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian kembali memuji Kota Makassar saat menjadi pembicara kunci dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di BSCC, Balikpapan, Selasa (4/06/2024).

Tito mengatakan kota Makassar adalah kota pertama yang menerapkan digital security terbaik dengan Closed Circuit Television atau CCTV yang dapat memantau seluruh kota.

Ia mencontohkan saat ada pengunjung datang ke Kota Makassar monitoring tersebut sudah dapat dilakukan sesaat keluar dari pintu bandara Sultan Hasanuddin. Lalu cctv berikutnya dengan mudah dapat menangkap gambar lagi saat pengunjung menuju ke kota Makassar.

Bahkan cctv kota Makassar mampu menyorot gambar hingga 2 km jauhnya.

“Disimulasikan lagi saat ada demo, lempar-lemparan, kerusuhan. Kamera di Makassar bisa di zoom hingga 2 km wajahnya jelas kelihatan dan canggihnya lagi terkonek langsung di disdukcapil dan datanya langsung terbaca,” ucap Tito.

Titi tak berhenti disitu, ia mengatakan rutinitas pagi Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto mengecek kotanya dimulai dari sampah, sungai hingga kemacetan.

“Beliau (Danny Pomanto) tiap pagi ngecek sampah lewat cctv. Jika ia mendapat sampah berserakan beliau langsung menelpon camat dan lurah. 2 jam beres dan masyarakat senang. Sungai juga ia cek lewat cctv, kemacetan juga. Nah, banyak sekali layanan publik yang bisa diselesaikan dengan CCTV ini,” tuturnya.

Karena memiliki banyak kemudahan dan manfaat bagi masyarakat luas. Tito Karnavian secara gamblang meminta seluruh Wali Kota menerapkan sistem digital security seperti yang diterapkan di Kota Makassar.

Anggarannya pun terbilang murah menurut Tito, hanya 30 Miliar. Pemkot Makassar sudah mampu menghadirkan ratusan cctv di kotanya.

“Saya dulu mau buat cctv waktu jadi kapolri dimintai 1 Triliun. Langsung saya batal. Dan saya bertanya ke pak Danny beliau hanya menggelontorkan anggarannya 30 M Bapak semua bisa buat dan dipantau di ipadnya langsung. Jangan diproyekkan tapi pekerjakan anak-anak asli dari kota anda itu sangat membantu. Biayanya pun murah,” pintanya.

Sementara, Pj Sekda Makassar, Firman Hamid Pagarra, yang hadir pada rakernas tersebut mengaku bangga Kota Makassar disebut dihadapan seluruh Wali Kota dan peserta Rakernas di Balikpapan.

Dia menyebutkan Operation Room atau disebut War Room yang diinisiasi langsung Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto salah satu wadah guna mempercepat fungsi Collect, Communicate, dan Crunch dalam tahapan Smart City mulai tahun 2015.

“Kami delegasi dari Kota Makassar sangat bangga mendengar pujian dari Mendagri untuk kota Makassar dihadapan seluruh peserta Rakernas. War Room kita memang menampilkan tayangan real time melalui ribuan kamera cctv berupa diberbagai titik strategis, termasuk lorong wisata,” jelasnya.

Selain itu, kata Firman menegaskan war room juga menampilkan data kependudukan, pemantauan cuaca dan iklim, serta aplikasi tracking GPS pada semua kendaraan layanan publik milik Pemkot Makassar, seperti mobil Home Care.

“Dilengkapi dengan alat perekam (NVR) aktif 24 jam, terpantau melalui Operation Room Kota Makassar. Dengan tekhnologi digital yang digunakan, dapat melayani selama 24 jam penuh,” pungkasnya. (*/4dv)

Mendagri Tito Karnavian Minta Seluruh Wali Kota Contohi Sistem Digital Security Makassar
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di BSCC, Balikpapan, Selasa (4/06/2024).

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com