Advertisement - Scroll ke atas
Opini

Mewaspadai Liberalisasi Pemikiran Islam

3762
×

Mewaspadai Liberalisasi Pemikiran Islam

Sebarkan artikel ini
Mewaspadai Liberalisasi Pemikiran Islam
Ilustrasi

Di agama Islam sendiri tidak ada landasan Al-Qur’an dan hadist yang mengajari untuk pacaran. Sementara ta’aruf sendiri adalah cara yang dibolehkan dalam Islam dalam mengenal calon pasangan masing-masing karena dilakukan dengan jalan yang sesuai dengan syariat. Maka jelas kedua istilah ini (pacaran dan ta’aruf) tidak boleh disamakan.

Liberalisasi pemikiran Islam

Tanpa kita sadari menyamakan istilah pacaran vs ta’aruf termasuk dalam upaya Liberalisasi pemikiran Islam yang harus diwaspadai. Jika hal ini dibiarkan maka akan terjadi pembenaran di tengah -tengah masyarakat.

Akibatnya sebagian remaja kita akan menganggap “pacaran itu boleh”. Bukankah hal ini akan membuka keran kemaksiatan di tengah masyarakat khususnya remaja?

Tidak sedikit kita jumpai di tengah-tengah masyarakat remaja dengan begitu mudahnya melakukan aktifitas pacaran yang akhirnya akan merugikan diri mereka sendiri.

Tujuan liberalisasi pemikiran Islam ini jelas adalah untuk menggeser pemahaman umat Islam dari pemahaman Islam yang shohih berdasarkan Al Quran dan Hadist. Sehingga umat Islam akan keliru dalam memahami agamanya dan ujung-ujungnya berdampak buruk dalam penerapannya sehari -hari.

Upaya Liberalisasi pemikiran Islam semakin menjamur di tengah-tengah masyarakat. Terbukti saat ini para pegiat liberalisasi Islam telah berani melontarkan ide-ide liberalisasi dalam wacana media maupun literasi buku-buku yang sangat mudah untuk ditemukan.

error: Content is protected !!