PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurKios Pangan Diperkuat, DKP Makassar Bidik Stabilitas Harga dan Akses Sembako WargaFH Unhas Bidik Kerja Sama dengan UNODC, Bahas Kejahatan Transnasional hingga KorupsiPerindo Sulsel Bedah Dapil, Bidik Kerja Nyata dan Ekonomi KerakyatanKarhutla Gunung Kawi Makin Ganas, Api Sudah Capai Pos 2 Sirah KencongPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Gedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurKios Pangan Diperkuat, DKP Makassar Bidik Stabilitas Harga dan Akses Sembako WargaFH Unhas Bidik Kerja Sama dengan UNODC, Bahas Kejahatan Transnasional hingga KorupsiPerindo Sulsel Bedah Dapil, Bidik Kerja Nyata dan Ekonomi KerakyatanKarhutla Gunung Kawi Makin Ganas, Api Sudah Capai Pos 2 Sirah Kencong
Makassar

Motor Bertangki “Gajah” Marak di SPBU Makassar, Pertamina Awasi Pengisian Tak Wajar

185
×

Motor Bertangki “Gajah” Marak di SPBU Makassar, Pertamina Awasi Pengisian Tak Wajar

Sebarkan artikel ini
Motor Bertangki “Gajah” Marak di SPBU Makassar, Pertamina Awasi Pengisian Tak Wajar
Sepeda motor dengan tangki modifikasi berkapasitas tidak wajar mulai marak di sejumlah SPBU di Kota Makassar. Antrean kendaraan, salah satunya jenis Suzuki Thunder 125, terlihat diduga telah dimodifikasi hingga mampu menampung BBM jauh di atas kapasitas standar.

MAKASSAR—Sepeda motor dengan tangki modifikasi berkapasitas tidak wajar mulai marak di sejumlah SPBU di Kota Makassar. Antrean kendaraan, salah satunya jenis Suzuki Thunder 125, terlihat diduga telah dimodifikasi hingga mampu menampung BBM jauh di atas kapasitas standar.

Fenomena ini memicu kekhawatiran publik terkait potensi penyalahgunaan distribusi BBM, khususnya jenis subsidi. Hingga kini, pemerintah belum mengeluarkan kebijakan resmi terkait pembatasan pengisian BBM untuk kendaraan roda dua.

Pihak PT Pertamina (Persero) menyatakan, pengendara sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM sesuai kebutuhan harian selama dalam batas wajar.

Di lapangan, pengawasan mulai dilakukan lebih ketat. Petugas SPBU diminta lebih selektif, terutama jika menemukan indikasi pengisian berulang dalam waktu singkat atau volume yang tidak masuk akal.

“Petugas akan mengatur pelayanan dengan memprioritaskan konsumen lain agar distribusi tetap merata,” demikian penjelasan resmi Pertamina.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran dan mengantisipasi potensi penyalahgunaan oleh oknum tertentu. Praktik langsir BBM menggunakan kendaraan bertangki modifikasi disebut masih terjadi.

Pertamina juga menyebut telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk pengawasan di lapangan serta penindakan terhadap potensi pelanggaran.

Masyarakat diimbau menggunakan BBM secara bijak dan tidak melakukan praktik yang dapat mengganggu distribusi energi nasional.

Sebagai informasi, kapasitas tangki standar Suzuki Thunder 125 sekitar 15 liter. Kendaraan dengan daya tampung jauh melebihi kapasitas tersebut diduga telah mengalami modifikasi yang berpotensi melanggar aturan distribusi BBM.

Hingga saat ini, belum ada kebijakan baru terkait pembatasan pengisian BBM roda dua. Pengawasan di SPBU tetap dilakukan seiring meningkatnya temuan praktik tidak wajar. (70n)

Motor Bertangki “Gajah” Marak di SPBU Makassar, Pertamina Awasi Pengisian Tak Wajar
Sepeda motor dengan tangki modifikasi berkapasitas tidak wajar mulai marak di sejumlah SPBU di Kota Makassar. Antrean kendaraan, salah satunya jenis Suzuki Thunder 125, terlihat diduga telah dimodifikasi hingga mampu menampung BBM jauh di atas kapasitas standar.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com