Plt Kadis PMD Sulsel Ungkap Tiga Sasaran Utama ADD
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel, A Muhlis Hindra.

MAKASSAR—Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Sulsel, A. Muhlis Hindra menyebutkan adanya pergantian kepala daerah di sejumlah daerah di Sulsel, menjadi salah satu penyebab Lambatnya pencairan Anggaran Dana Desa (ADD).

Sejumlah kabupaten yang sedang melaksanakan pergantian kepala daerah tersebut diantaranya adalah Kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara dan Luwu Timur.

Sesuai data Dinas PMD Sulsel penyaluran dan penggunaan penyerapan Dana Desa di Sulsel Januari hingga 8 April 2021, dari total 2,255 Desa dengan pagu Rp 2,372 Triliun sudah tersalur ke 1,463 Desa terealisasi Rp 447 miliar. Sehingga masih ada 792 Desa belum menerima pencairan tersebut.

“Tiga kabupaten belum, Toraja Utara, Tana Toraja itu bermasalah. Pengaruhnya juga karena pilkada. Sama juga di Luwu Timur meninggal bupati terpilihnya (petahana) itukan terkendala karena perbup tidak bisa selesai karena bupati yang tandatangani,” ucapnya, Selasa (20/04/2021).

Meski demikian, Muhlis mengatakan penyaluran keuangan di Sulsel masih terbilang bagus, mengingat beberapa daerah, seperti di Barru sudah masuk pencairan ke-tiga.

“Agak bagus di Sulsel. Bahkan ada kabupaten sudah pencarian ketiga kayak Barru. Yang tiga (Kabupaten) memang rendah tapikan kita terus koordinasi, realisasi inikan tergantung kabupaten juga,” pungkasnya. (*)