Advertisement - Scroll ke atas
Pendidikan

Nashifa Borong 3 Emas, 1 Perunggu dalam Sehari

901
×

Nashifa Borong 3 Emas, 1 Perunggu dalam Sehari

Sebarkan artikel ini
Nashifa Athanaila Fathoni
Nashifa Athanaila Fathon.

YOGYAKARTA—Siswi Kelas XI MIPA 4 SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta, Nashifa Athanaila Fathoni kembali berhasil mengharumkan nama Muhi di kancah Kompetisi Pelajar Nasional, dengan berhasil memboyong 4 medali sekaligus dalam sehari.

Penanggung Jawab Humas SMA Muhi, Yusron Ardi Darmawan, M.Pd. melalui siaran pers yang dikirimkan ke Media Sulsel, Minggu (4/6/2023) menuturkan, bahwa Nashifa berhasil memborong 3 medali emas dan 1 medali perunggu dalam Kompetisi Pelajar Nasional yang diselenggarakan dalam satu hari, yaitu Minggu (4/6/2023).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Medali emas pertama diraih Nashifa dalam ajang Kompetisi Sains & Bahasa Tingkat Nasional 2023 yang diselenggarakan secara online oleh Lembaga Prestasi Pelajar dan HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Singaperbangsa Karawang untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sedangkan mata pelajaran Biologi Nashifa berhasil meraih medali perunggu.

Sedangkan 2 Medali emas lainnya berhasil diraih Nashifa dalam Lomba Student Samrt Competition 2023 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan PPKN yang juga dilaksanakan secara daring.

“Saya merasa sangat senang. Alhamdulilah ini menjadi pengalaman yang baik untuk saya. Terimakasih kepada guru pembimbing yang telah membimbing saya dengan maksimal. Semoga kedepan lebih baik” tutur Nashifa

Menurut Yusron dalam 1,5 tahun menjadi siswa di SMA Muhi, Nashifa telah berhasil mengkopleksi sekitar 90 medali dari berbagai kejuaraan baik tingkat regional maupun nasional.

“Uniknya prestasi tersebut diraih Nashifa pada berbagai mata pelajaran dan kemampuan pendukung lainnya. Nashifa merupakan peserta didik SMA Muhi yang multitalenta. Nashifa merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Nashifa terlahir dari seorang ibu yang hebat bernama Rina Puspita Sari dan ayah yang luar biasa bernama Arif Fathoni yang saat ini tinggal di sebuah desa di pesisir Kulon Progo,” tulis Yusron dalam siaran persnya.

Laebih lanjut Yusron menjelaskan, saat duduk di bangku di SMP Negeri 1 Galur, Nashifa sempat terpuruk karena gagal lolos masuk kelas unggulan. Namun dengan semangat yang kuat, ia akhirnya bisa meraih medali emas Olimpiade Sains Tingkat Nasional bidang Biologi dan medali perunggu bidang Matematika. Atas prestasinya tersebut Nashifa mendapatkan beasiswa pendidikan di SMA Muhi selama 3 tahun penuh.

Kepala SMA Muhi Drs. H. Herynugroho, M.Pd mengaku sangat bangga atas prestasi ini. Menurutnya, prestasi ini merupakan prestasi sangat perlu disyukuri dimana Nashifa berhasil mengalahkan ribuan pesaing dari sekolah negeri/swasta lainnya.

Menurutnya, siswa SMA Muhi dalam prosesnya telah dibekali dengan 3 kemampuan pengembangan SDM sesuai dengan kebutuhan global. Kemampuan itu adalah: kemampuan penempatkan keterampilan yang dimilikinya secara tepat dengan berbasis teknologi, kemampuan diseminasi pengetahuan dan inovasi, serta kemampuan mengembangkan bakat untuk berkompetisi secara global.

“Alhamdulillah di SMA Muhi selain belajar ilmu pengetahuan dan teknologi peserta didik juga mendapatkan ilmu agama dan akhlak yang baik sebagai seorang muslim. Prestasi Nashifa ini adalah salah satu bukti keberhasilan sekolah dalam mengembangkan prestasi peserta didik,” pungkas Herynugroho. (*/AG4YS)

error: Content is protected !!