Pantau Pusat Perbelanjaan Jelang Lebaran, Plt Gub Sulsel: Kami Minta Pengelola dan Penjual Taati Prokes
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam dan Inspektur Kodam (Irdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Purbo Prastowo melakukan sidak di beberapa titik pusat perbelanjaan di Kota Makassar, Senin (3/5/2021).

MAKASSAR—Jelang hari raya Idul Fitri, Masyarakat mulai memadati pusat-pusat perbelanjaan di Kota Makassar. Yang membuat Protokol kesehatan terabaikan, padahal masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Menyikapi hal ini, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam dan Inspektur Kodam (Irdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Purbo Prastowo melakukan sidak di beberapa titik pusat perbelanjaan di Kota Makassar, Senin (3/5/2021).

Di lokasi pertama di Pasar Butung, Andi Sudirman menyusuri beberapa kios. Ia tampak menemukan beberapa pengunjung yang tidak mengenakan masker. Dirinya pun lantas membagikan masker serta memberikan imbauan.

Andi Sudirman Sulaiman meminta, pengunjung/pembeli tetap menahan diri dengan tetap mematuhi prokes.

“Jika konternya luas 3×4, maka 2-3 orang saja yang masuk pembeli. Jika penjual perhiasan atau pernak-pernik, pembeli di depan harus tetap menjaga jaraknya, mengantri. Jangan numpuk-numpuk jadi sesak,” pintanya.

Ia menyarankan pihak pengelola agar pengunjung dibatasi sekitar 500 orang saja. Sehingga lebih mudah dikontrol dalam protokol kesehatan.

“Saya minta tolong supaya tempat ini tidak ditutup, kami minta kerjasama dari pihak pengelola dan penjual, karena konsekuensinya ini pengelola dan penjual. Pihak sekuriti, harus membatasi pengunjung, (melebihi kapasitas) ada yang keluar baru boleh ada yang masuk lagi. Kita tegaskan, jadi tiga (pengunjung) keluar, tiga orang boleh masuk lagi,” jelasnya

Lebih jauh Plt Gubernur Sulsel meminta masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat

“Jaga jarak ta. Gunakan selalu maskernya. Seluruh penjual, harus mengikuti protokol kesehatan, jangan ada pengunjung yang menumpuk di dalam, harus menjaga jarak dan mengantri,” imbaunya.

Pemerintah provinsi sulsel akan terus berkolaborasi agar ekonomi tetap jalan.

“Insya Allah, kita sama-sama berkolaborasi bagaimana ekonomi tetap jalan. Kami pertegas tidak ada toleransi, kami meminta pengelola untuk tidak melayani (pengunjung) yang tidak menggunakan masker, yang tidak menjaga jarak, serta selalu menyediakan hand sanitizer dan menjaga kondisi jumlah pengunjung,” pintanya.

Usai di Pasar Butung, Andi Sudirman bersama rombongan kembali berkunjung di Mall Panakkukang. Di sana tampak Andi Sudirman melihat kondisi yang sudah mulai membatasi pengunjung. Ia pun berharap agar kondisi ini bisa tetap dipertahankan, sehingga mencegah penyebaran virus corona.

“Pertahankan kondisi ini. Jika ada yang keluar, baru bisa masuk. Mau buka (mall/pasar) silahkan, yang penting kondisi membatasi pengunjung tetap dipertahankan, dan sekuriti di depan menjaga dengan ketat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, pihak Satpol PP dan Dinas Perhubungan Sulsel akan mengatur agar tidak terjadi kemacetan.

“Pihak Satpol PP dan Dinas Perhubungan akan bertugas untuk pengalihan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan,” tutupnya.

Pantau Pusat Perbelanjaan Jelang Lebaran, Plt Gub Sulsel: Kami Minta Pengelola dan Penjual Taati Prokes
Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam dan Inspektur Kodam (Irdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Purbo Prastowo melakukan sidak di beberapa titik pusat perbelanjaan di Kota Makassar, Senin (3/5/2021).

Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam menghimbau kepada masyarakat agar tidak menganggap sepele terkait prokes.

“Mari sama-sama patuhi protokol kesehatan yang ada, karena ini untuk kepentingan kita bersama. Jangan dianggap sepele,” Tuturnya.

Sementara itu, Pengelola Pasar Butung, Baharuddin mengatakan, bahwa pihaknya akan mengingat imbauan Plt Gubernur Sulsel. Khususnya dalam membatasi kunjungan dari masyarakat.

“Kita tentu akan mengingat dan menjalankan imbauan pemerintah, untuk kepentingan bersama,” ucapnya.

Sementara itu, pengelola Mall Panakkukang, Joni mengatakan, bahwa pihaknya akan membatasi masyarakat yang masuk dengan maksimal 3.300. (*)