PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Target Pajak MBLB Bone Rp21 Miliar, Realisasi Baru Rp601 Juta • KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin di Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina • Maxim Tawarkan Diskon hingga 30% di Program Black Friday 6-15 November • Rismono Minta Pemda Bone Tak Lantik ASN Sebelum SK Pengangkatan Siap • Hari Bakti ke-2 Kemenimipas, Lapas Polewali Salurkan Bansos untuk Masyarakat dan Warga Binaan • HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Penghargaan untuk OPD dan Masyarakat • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • PEMBERITAHUAN REDAKSI MEDIASULSEL.COM: Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Target Pajak MBLB Bone Rp21 Miliar, Realisasi Baru Rp601 Juta • KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin di Kasus Digitalisasi SPBU Pertamina • Maxim Tawarkan Diskon hingga 30% di Program Black Friday 6-15 November • Rismono Minta Pemda Bone Tak Lantik ASN Sebelum SK Pengangkatan Siap • Hari Bakti ke-2 Kemenimipas, Lapas Polewali Salurkan Bansos untuk Masyarakat dan Warga Binaan • HUT ke-419 Makassar, Diskominfo Siapkan Dua Penghargaan untuk OPD dan Masyarakat •
Jeneponto

Paris Yasir Audit Kasus Stunting di Jeneponto

1523
×

Paris Yasir Audit Kasus Stunting di Jeneponto

Sebarkan artikel ini
Paris Yasir Audit Kasus Stunting di Jeneponto
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jeneponto Paris Yasir melakukan audit kasus stunting (AKS), Jumat 9 September 2022. (Mediasulsel.com/Kaharuddin Kasim)

JENEPONTO—Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jeneponto Paris Yasir melakukan audit kasus stunting (AKS), Jumat (09/09/2022).

Audit kasus stunting (AKS) yang digelar diruang kerja Wakil Bupati Siang tadi tersebut dihadiri Asisten I Pemerintahan, Dinas Kesehatan, Dinas BKKBN, Bappeda, Puskesmas, dan Penyuluh Kecamatan se-Kabupaten Jeneponto.

Audit kasus stunting (AKS) bertujuan untuk mengidentifikasi, dan menyeleksi kasus stunting dengan memanfaatkan sumber data yang tersedia sebelum pelaksanaan kegiatan desiminasi hasil kajian.

Selain itu, melalui kegiatan AKS, secara dialektis diharapkan banyak hal dapat tersampaikan dan melahirkan komitmen bersama dari OPD terkait dan kecamatan yang pada akhirnya akan menurunkan angka stunting di Kabupaten Jeneponto.

Selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Paris Yasir menyampaikan, kegiatan audit stunting ini menjadi langkah awal dalam upaya identifikasi risiko dan penyebab risiko pada kelompok sasaran.

“Tahapan dalam audit stunting meliputi pembentukan Tim Audit Kasus Stunting, pelaksanaan audit dan manajemen pendampingan khususnya berbasis sasaran kepada kelompok sasaran, diseminasi audit kasus stunting yang selanjutnya menghasilkan laporan audit stunting serta evaluasi rencana tindak lanjut (RTL) audit kasus stunting,” ucapnya.

Lebih jauh Paris Yasir mengharapkan, agar kegiatan AKS dapat menghadirkan solusi cerdas, sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan stunting dapat berjalan dengan baik.

“Dengan sumbangsih pemikiran yang dituangkan dalam kertas kerja audit dan rencana tindak lanjut yang telah disusun dari para pakar ini akan membawa dampak baik terhadap penurunan kasus stunting di Kabupaten Jeneponto. Sekaligus memberikan rekomendasi penanganan kasus dan perbaikan tata laksana kasus serta upaya pencegahan yang harus dilakukan,” harapnya.

Lanjutnya, adalah semua OPD yang terlibat dalam penurunan stunting agar duduk bersama dalam upaya membantu pemerintah dalam penanganan percepatan penurun stunting yang terintegrasi, dan seluruh komponen masyarakat berjalan beriringan dengan pemerintah dengan Tujuan mempercepat perbaikan gizi di Jeneponto dapat tercapai. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com